Media Kampung – 03 April 2026 | Kajari Karo Danke Rajagukguk menjadi sorotan publik setelah kasus Amsal Sitepu mencuat. Ia menegaskan tidak mencoreng integritas pribadi.

Amsal Sitepu, mantan pejabat yang kini berada di tahanan, dituduh memiliki utang sebesar Rp800 juta yang diduga terkait dengan dana kampanye. Penyidikan mengaitkan beberapa pejabat daerah, termasuk Danke.

DPR kemudian memanggil Danke Rajagukguk untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan penggelapan dana. Anggota Komisi I menilai kasus ini berpotensi mengganggu kepercayaan publik.

Dalam sidang, Danke menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan penulisan dalam pernyataannya yang menyinggung integritas. Ia menegaskan kesalahan tersebut hanya typo.

Hinca Panjaitan, Ketua Fraksi DPR, menilai bahwa keberlanjutan kasus Amsal Sitepu memaksa pertimbangan pencopotan Kajari Karo. Ia menambahkan bahwa proses hukum harus berjalan transparan.

Pihak kepolisian masih menyelidiki alur aliran dana yang melibatkan pihak ketiga. Penyidik belum menemukan bukti langsung yang mengaitkan Danke dengan utang Rp800 juta.

Meski demikian, tekanan politik terus meningkat, terutama dari anggota DPR yang menuntut akuntabilitas. Beberapa fraksi meminta klarifikasi tertulis dalam waktu tiga hari.

Danke menolak tuduhan adanya penggiringan opini publik melalui media sosial. Ia menegaskan bahwa semua pernyataannya bersifat faktual dan berlandaskan data.

Pengamat politik menilai kasus ini mencerminkan dinamika internal partai yang sedang bergejolak. Mereka menambahkan bahwa pencopotan pejabat dapat menjadi langkah preventif.

Sementara itu, keluarga Amsal Sitepu menuntut agar semua pihak yang terlibat dipertanggungjawabkan. Mereka menilai kasus ini mengungkap jaringan korupsi yang lebih luas.

Pemerintah daerah Karo menolak tuduhan bahwa mereka menutup‑nutupi kasus tersebut. Sekretaris Daerah menyatakan komitmen untuk mendukung proses hukum.

Media lokal melaporkan bahwa aset Danke Rajagukguk sedang masuk dalam survei keuangan. Tim audit independen diminta menilai keterkaitan aset dengan utang yang disebutkan.

Hingga kini, tidak ada keputusan resmi mengenai pencopotan Kajari Karo. Keputusan final diperkirakan akan diumumkan dalam rapat pleno DPR.

Di samping tekanan politik, tekanan publik juga menguat melalui demonstrasi damai di kantor DPR. Warga menuntut transparansi dan keadilan.

Pemerintah pusat menegaskan pentingnya penegakan hukum tanpa pandang bulu. Menteri Hukum dan HAM menambahkan bahwa kasus ini menjadi contoh bagi penegakan integritas pejabat.

Jika terbukti bersalah, Danke dapat dikenai sanksi administratif hingga pemecatan. Namun, ia masih berhak atas proses hukum yang adil.

Kasus ini menambah daftar sengketa keuangan di daerah, menyoroti kebutuhan reformasi anggaran. Pengawasan internal diharapkan diperkuat.

Pada akhirnya, proses hukum dan politik akan menentukan nasib Danke Rajagukguk serta dampaknya terhadap kepercayaan publik. Semua pihak diharapkan menunggu hasil akhir dengan sabar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.