Media Kampung – 01 April 2026 | Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Seoul, Korea Selatan, pada Selasa 31 Maret 2026, melanjutkan rangkaian kunjungan kerja setelah mengunjungi Jepang. Kedatangan tersebut menandai tahap kedua dari tur diplomatik tiga hari yang dirancang untuk memperkuat hubungan bilateral, setelah berangkat dari Bandara Haneda, Tokyo, pada pukul 17.15 waktu setempat.
Pesawat kepresidenan mendarat di Pangkalan Udara Militer Seongnam sekitar pukul 19.15 waktu setempat, diiringi pasukan jajar kehormatan yang mengenakan pakaian tradisional Korea serta 21 dentuman meriam salvo sebagai bagian dari prosesi penyambutan. Sambutan resmi tersebut menegaskan pentingnya kunjungan ini bagi kedua negara.
Dalam upacara penerimaan, Prabowo disambut oleh Menteri Iklim, Energi, dan Lingkungan Republik Korea Kim Sungwhan, Duta Besar Designate Republik Korea untuk Indonesia Yoon Soongu, serta Kepala Protokol Negara Kim Tae‑jin. Dari pihak Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan, Cecep Herawan, dan Atase Pertahanan, Kolonel Penerbang Muhammad Arif, turut hadir.
Jadwal kunjungan kenegaraan mencakup pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Yoon Suk‑yeol di Blue House serta partisipasi dalam upacara resmi yang menandai kerja sama strategis. Diskusi diperkirakan akan menyentuh bidang perdagangan, teknologi, energi bersih, dan keamanan regional.
Pihak Kedutaan menegaskan harapan bahwa kunjungan ini akan mempererat persahabatan dan membuka peluang kerja sama lebih luas yang saling menguntungkan, termasuk program pertukaran pelajar dan riset bersama. Kedua negara juga menargetkan peningkatan volume perdagangan dan investasi di sektor manufaktur serta digital.
Setibanya di Seoul, Prabowo langsung menuju hotel tempat menginap, di mana ia disambut oleh warga Indonesia yang tinggal di Korea Selatan. Dua anak Indonesia berpakaian tradisional menyerahkan rangkaian bunga, yang diterima Presiden dengan senyum dan apresiasi.
Khairul, mahasiswa S2 di Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST), menyampaikan rasa bangganya dapat bertemu langsung dengan Presiden, mencatat bahwa Prabowo menanyakan bidang studinya dan memberi semangat untuk menyelesaikan riset. “Beliau memberi motivasi yang sangat berarti bagi kami yang menuntut ilmu di luar negeri,” ujarnya.
Pujianti, mahasiswa S3 asal Nusa Tenggara Timur yang menempuh studi di Seoul National University, mengungkapkan kebanggaan dapat bertemu sang kepala negara di kota tempat ia belajar. “Saya sangat bangga, karena biasanya kami harus pulang ke Jakarta untuk menemui Presiden, tetapi kali ini saya dapat bertemu di sini,” katanya.
Rima, anggota diaspora Indonesia yang lama menetap di Seoul, menyatakan keharuannya atas sambutan resmi dan berharap hubungan bilateral semakin erat. “Saya tidak bisa tidur sejak mendengar kedatangan Bapak Presiden, ini sebuah kehormatan besar,” ujarnya, menambah harapan akan manfaat bersama bagi kedua masyarakat.
Kunjungan Prabowo ke Korea Selatan menegaskan komitmen Indonesia untuk memperdalam kemitraan strategis dengan Seoul, dengan agenda lanjutan yang akan dibahas dalam pertemuan tingkat tinggi serta rencana aksi konkret di bidang ekonomi, pendidikan, dan keamanan regional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan