Media Kampung – 29 Maret 2026 | DPD Partai Golkar Jawa Timur memanfaatkan momentum Halal Bihalal Idul Fitri untuk menguatkan struktur organisasinya di tingkat kecamatan dan desa. Pada pertemuan di kantor pusat cabang pada 29 Maret, Ketua DPD Ali Mufthi menegaskan agenda konsolidasi harus selesai paling lambat Juli 2026.

Instruksi itu ditujukan kepada seluruh pengurus daerah, termasuk sekretaris dan ketua cabang di masing‑masing kabupaten dan kota. Ali menekankan bahwa penyelesaian Musyawarah Kecamatan (Muscam) dan Musyawarah Desa (Musdes) menjadi prasyarat utama untuk mencapai target politik partai pada pemilihan mendatang.

Konsolidasi ini diharapkan menutup celah struktural yang masih ada di level akar rumput, sehingga partai dapat menggerakkan basis pemilih dengan lebih terkoordinasi. Proses Muscam dan Musdes diperkirakan memerlukan verifikasi keanggotaan, penetapan struktur kepengurusan, dan penyusunan program kerja lokal.

Selama enam bulan terakhir, pengurus provinsi Golkar Jatim melakukan serangkaian roadshow ke seluruh wilayah provinsi, termasuk daerah‑daerah terpencil. Kegiatan tersebut melibatkan pertemuan dengan kader, pelatihan administrasi, serta peninjauan kesiapan masing‑masing Musda.

Ali Mufthi menyatakan bahwa upaya roadshow telah “all out”, bahkan mengorbankan kondisi pribadi anggota yang harus melakukan perjalanan jauh. “Kami sudah sampai ke kaki bengkak, ada yang sakit, namun tujuan kami tetap konsolidasi penuh,” ujarnya dalam sambutan.

Pada acara yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan, Ali juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya semangat Idulfitri sebagai landasan moral bagi kader untuk bekerja bersama tanpa konflik.

Pengurus kabupaten dan kota yang hadir menyatakan komitmen untuk menyelesaikan proses dalam jangka waktu yang ditetapkan. Beberapa dari mereka melaporkan bahwa tahapan verifikasi keanggotaan telah mencapai 80 persen, sementara sisanya akan dipercepat melalui rapat intensif.

Selain aspek administratif, konsolidasi juga mencakup penataan program kerja yang selaras dengan kebijakan provinsi. Hal ini diharapkan meningkatkan sinergi antara tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa dalam mengatasi isu‑isu lokal seperti infrastruktur dan kesejahteraan sosial.

Pengamat politik menganggap langkah ini sebagai upaya Golkar Jatim menyiapkan mesin politik yang lebih solid menjelang kontestasi 2026. Konsolidasi di tingkat akar rumput diyakini dapat meningkatkan efektivitas mobilisasi pemilih dan mengurangi fragmentasi internal.

Golkar Jatim menargetkan bahwa struktur organisasi hingga tingkat desa akan selesai pada Juli mendatang, sehingga partai dapat memaksimalkan potensi dukungan di seluruh wilayah provinsi. Target ini juga diharapkan memberikan kepercayaan kepada anggota bahwa partai bergerak secara terorganisir.

Penutup acara ditandai dengan harapan bersama bahwa semangat kebersamaan Idulfitri akan terus menginspirasi kerja keras kader. Ali menegaskan, “Dengan jiwa yang tenang dan terang, kita melangkah menuju kemenangan.”

Dengan struktur yang rapi, Golkar Jatim berharap dapat menggerakkan mesin partainya secara maksimal dalam pemilihan berikutnya. Keberhasilan konsolidasi Muscam dan Musdes menjadi indikator kesiapan partai untuk bersaing secara kompetitif pada tingkat regional dan nasional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.