Media Kampung – 11 April 2026 | Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk siswa kelas IX SMP di Kabupaten Blitar memasuki hari keempat dengan laporan umum bahwa proses berjalan lancar.

Namun, pihak Dinas Pendidikan mencatat adanya tantangan terutama pada motivasi peserta yang belum optimal.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Agus Santosa, menyatakan bahwa timnya terus memantau pelaksanaan TKA secara intensif.

Ia menambahkan bahwa kendala yang muncul tidak hanya bersifat teknis, melainkan juga non‑teknis seperti kurangnya kesadaran siswa.

Beberapa siswa menolak mengikuti tes dengan alasan tidak wajib, sehingga guru harus mengambil inisiatif menjemput mereka ke lokasi ujian.

Selain masalah motivasi, gangguan teknis juga sempat terjadi, termasuk server yang lambat dan komputer yang mengalami loading.

Tim lapangan berhasil mengatasi masalah tersebut secara cepat sehingga tidak menghambat jalannya ujian secara keseluruhan.

Kesiapan sarana menjadi perhatian lain, karena beberapa sekolah harus menyewa atau meminjam perangkat komputer demi memenuhi kebutuhan TKA.

Agus Santosa menjelaskan bahwa koordinasi dengan pihak lain diperlukan untuk menyediakan peralatan yang masih kurang.

Walaupun TKA tidak bersifat wajib, nilai yang diperoleh menjadi faktor penambah poin dalam sistem penerimaan murid baru SMA/SMK.

Hal ini membuat tes tetap memiliki peran penting dalam proses seleksi masuk ke jenjang pendidikan menengah.

Guru yang menjemput siswa melaporkan bahwa sebagian besar anak menjadi lebih kooperatif setelah mendapatkan dorongan langsung.

Namun, mereka mengakui bahwa pendekatan ini tidak dapat menjadi solusi jangka panjang tanpa peningkatan kesadaran tentang manfaat tes.

Pihak Dinas Pendidikan berkomitmen memperbaiki aspek teknis dan non‑teknis pada gelombang berikutnya.

Rencana perbaikan mencakup peningkatan infrastruktur TI serta program sosialisasi yang menekankan pentingnya TKA bagi masa depan siswa.

Dengan langkah tersebut, diharapkan partisipasi siswa akan meningkat dan pelaksanaan tes dapat berlangsung lebih optimal.

Secara keseluruhan, pelaksanaan TKA di Blitar menunjukkan kemajuan namun masih membutuhkan penyempurnaan terutama pada motivasi peserta.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.