Media Kampung – 10 April 2026 | Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2026 akan dilaksanakan dengan pembagian subtes yang masing-masing memiliki batas waktu pengerjaan yang berbeda. Hal ini dirancang untuk menyesuaikan tingkat kesulitan dan jenis kompetensi yang diukur pada setiap subtes.
Subtes A yang menguji Kemampuan Penalaran Umum (KPU) diberikan waktu 90 menit. Peserta diharapkan dapat menyelesaikan 75 soal pilihan ganda dalam rentang waktu tersebut.
Subtes B berfokus pada Pengetahuan Umum (PU) dan juga dialokasikan 90 menit. Soal pada subtes ini mencakup materi dari ilmu sosial, sejarah, dan kebudayaan.
Subtes C menguji Kemampuan Memahami Bacaan (KMB) dengan durasi 90 menit. Soal bacaan yang disajikan meliputi teks naratif, ekspositori, dan argumentatif.
Subtes D menilai Penalaran Kuantitatif (PK) dan diberikan waktu 90 menit. Peserta akan menyelesaikan soal matematika dan statistik yang menuntut analisis cepat.
Subtes E yang menguji Sains (S) memiliki alokasi waktu terpanjang, yaitu 120 menit. Soal mencakup materi fisika, kimia, dan biologi tingkat lanjutan.
Subtes F menilai Pengetahuan Sosial (PS) dengan durasi 120 menit. Soal meliputi sosiologi, ekonomi, dan ilmu politik yang memerlukan pemahaman konsep mendalam.
Setiap subtes diatur sedemikian rupa agar peserta tidak mengalami kelelahan berlebih sekaligus tetap dapat menilai kompetensi secara adil. Penjadwalan waktu yang berbeda diharapkan meningkatkan akurasi hasil evaluasi.
Panitia UTBK menegaskan bahwa mekanisme pemilihan jawaban pada setiap subtes mengikuti petunjuk khusus yang ditampilkan di layar komputer. Peserta harus menyesuaikan strategi menjawab sesuai dengan batas waktu yang tersedia.
Penggunaan komputer berbasis jaringan nasional memungkinkan pemantauan waktu secara real time. Sistem otomatis akan menghentikan sesi ketika batas waktu tercapai.
Kebijakan ini diambil setelah evaluasi terhadap pelaksanaan UTBK sebelumnya, di mana beberapa subtes dinilai terlalu singkat atau terlalu lama bagi sebagian peserta. Penyesuaian waktu diharapkan dapat mengurangi tekanan psikologis.
Pihak LTMPT juga mengingatkan peserta untuk berlatih dengan simulasi yang mencerminkan alokasi waktu resmi. Persiapan yang tepat dapat meminimalkan risiko kehabisan waktu pada subtes yang lebih panjang.
Mahasiswa yang belum pernah mengikuti UTBK disarankan mengatur manajemen waktu secara ketat, misalnya dengan mengalokasikan menit tertentu untuk tiap soal. Teknik ini terbukti meningkatkan skor pada ujian berwaktu terbatas.
Selain itu, LTMPT menambahkan bahwa semua soal bersifat non-adaptif, artinya semua peserta akan menerima jumlah soal yang sama pada setiap subtes. Hal ini menjamin kesetaraan kesempatan di antara seluruh kandidat.
Jadwal resmi pelaksanaan UTBK 2026 beserta durasi masing-masing subtes dapat diakses melalui portal resmi LTMPT. Informasi tersebut penting bagi peserta yang ingin menyiapkan strategi belajar secara terarah.
Dengan penyesuaian durasi yang lebih tepat, diharapkan UTBK 2026 dapat menjadi penilaian yang lebih adil dan akurat dalam menilai kompetensi calon mahasiswa baru. Pemerintah dan lembaga pendidikan terus memantau pelaksanaan untuk memastikan standar kualitas tetap terjaga.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan