Media Kampung – 08 April 2026 | Pada Selasa, 9 April 2026, SMAN 2 Liwa, Lampung Barat, menyelenggarakan acara pelepasan 187 siswa dan siswi kelas XII Angkatan XIV di GOR Aji Saka, Kawasan Sekuting Terpadu. Acara tersebut menandai akhir masa belajar tiga tahun dan mempersiapkan lulusan untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Kepala sekolah, Budi Wiryawan, membuka upacara dengan menekankan kebanggaan orang tua ketika melihat anaknya berhasil masuk jenjang pendidikan lebih tinggi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan penghargaan tersendiri bagi keluarga.
Budi Wiryawan menambahkan bahwa rasa bahagia orang tua meningkat saat anak lulus atau diterima di perguruan tinggi maupun sekolah kedinasan tanpa harus melewati tes seleksi. Pernyataan ini mencerminkan harapan besar terhadap generasi muda.
Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa pada tahun ajaran 2025/2026, sembilan siswa SMAN 2 Liwa berhasil masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Delapan di antaranya diterima di Universitas Lampung (UNILA) dan satu lagi di Universitas Veteran Negeri (UVN) Yogyakarta.
Data tersebut menunjukkan peningkatan kualitas akademik siswa serta keberhasilan program persiapan SNBP yang dijalankan sekolah. Kepala sekolah berharap prestasi ini menjadi contoh bagi sekolah lain di wilayah.
“Anak‑anak saya, kelulusan ini adalah pintu gerbang menuju perjalanan yang lebih besar,” ujar Budi Wiryawan kepada para lulusan. “Tantangan di luar sana akan lebih berat, namun dengan bekal yang kalian miliki, saya yakin kalian dapat menghadapinya.”
Ia menekankan pentingnya terus belajar, mengejar impian dengan tekun, dan tidak melupakan nilai‑nilai karakter yang telah diajarkan. Pesan tersebut ditujukan untuk mempertahankan integritas akademik dan moral.
Selanjutnya, Budi Wiryawan meminta para alumni menjaga nama baik almamater dan menjadi contoh serta inspirasi bagi masyarakat luas. Ia juga menyampaikan permohonan maaf bila terdapat kekurangan dalam pelayanan pendidikan selama ini.
Dengan mengucapkan “Alhamdulillah”, beliau secara simbolis melepaskan para lulusan untuk terbang lebih tinggi. “Sukses untuk kalian semua,” tutupnya sebagai penutup resmi acara.
Dalam rangka menghargai prestasi individual, siswi bernama Diana Safitri dinobatkan sebagai siswa/ siswi terfavorit dari lima nominasi yang ada. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi akademik dan kepemimpinan di lingkungan sekolah.
Pendanaan acara pelepasan sepenuhnya dikelola oleh OSIS kelas XII, mulai dari perencanaan, desain acara, hingga teknis pelaksanaan seperti sewa tempat, sound system, dan konsumsi. Semua biaya ditanggung oleh siswa dan siswi yang bersangkutan.
SMAN 2 Liwa terletak di Kabupaten Lampung Barat, wilayah yang terus mengembangkan sektor pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Keberhasilan 187 lulusan ini menjadi indikator positif bagi daerah.
Para lulusan kini menghadapi tantangan memasuki dunia perkuliahan, baik di universitas negeri maupun kedinasan. Mereka diharapkan dapat beradaptasi cepat dan memberikan kontribusi pada pembangunan nasional.
Alumni SMAN 2 Liwa diharapkan tetap terhubung dengan sekolah, memberikan bimbingan, serta menjadi mentor bagi generasi berikutnya. Jaringan alumni menjadi aset penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Pemerintah daerah menargetkan peningkatan angka partisipasi pendidikan tinggi melalui program SNBP, dan prestasi sembilan siswa SMAN 2 Liwa memperkuat pencapaian target tersebut. Upaya ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk memperluas akses pendidikan berkualitas.
Budi Wiryawan menegaskan pentingnya persiapan intensif bagi siswa yang ingin mengikuti jalur SNBP, karena seleksi ini menilai prestasi akademik dan non‑akademik secara menyeluruh. Ia mengajak guru untuk terus meningkatkan metode pembelajaran.
Ke depannya, SMAN 2 Liwa berencana menambah fasilitas laboratorium dan ruang belajar yang mendukung pengembangan kompetensi STEM. Investasi ini diharapkan dapat menghasilkan lebih banyak lulusan berprestasi.
Secara keseluruhan, pelepasan 187 siswa kelas XII menandai babak baru dalam perjalanan pendidikan di Lampung Barat. Acara tersebut tidak hanya merayakan kelulusan, tetapi juga menegaskan komitmen sekolah untuk melahirkan generasi yang berdaya saing.
Dengan dukungan orang tua, guru, dan seluruh warga sekolah, para lulusan diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat dan berkontribusi pada kemajuan daerah. Penutupan acara menegaskan harapan akan kesuksesan berkelanjutan bagi semua pihak.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan