Media Kampung – 08 April 2026 | Bupati Ipuk Fiestiandani mengunjungi lokasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP di Banyuwangi, di mana 24.681 siswa dari 224 sekolah mengikuti tes.
TKA SMP dilaksanakan secara serentak pada 6 hingga 16 April 2026, dengan tujuan menilai kemampuan akademik peserta didik.
Di Banyuwangi ujian dimulai pada Selasa, 7 April, di SMP Negeri 3 Banyuwangi, Kelurahan Singotrunan.
Pada pagi hari jaringan internet sekolah mengalami gangguan akibat kabel terputus, sehingga ujian berbasis komputer terhenti.
Kepala sekolah, Holilik, melaporkan gangguan sejak pukul 06.00 dan segera menghubungi Telkom Indonesia untuk perbaikan.
Tim teknis Telkom tiba dan berhasil memperbaiki kabel, jaringan kembali normal pada siang hari.
Siswa yang terdampak dijadwalkan mengikuti ujian susulan pada hari lain sesuai koordinasi dengan panitia.
Bupati Ipuk menyampaikan dukungan kepada siswa, menegaskan tidak perlu khawatir karena masalah teknis sudah ditangani.
Ia menambahkan bahwa pemerintah kabupaten telah berkoordinasi sebelumnya dengan PLN dan Telkom untuk menjamin kelancaran pelaksanaan TKA.
Bupati juga menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur digital di sekolah untuk mengurangi risiko serupa di masa mendatang.
Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi mencatat bahwa partisipasi siswa mencapai 24.681, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Data resmi menunjukkan 224 sekolah di wilayah tersebut terdaftar sebagai peserta TKA SMP.
Kepala Dinas Pendidikan, Dr. Rudi Hartono, menilai hasil partisipasi ini mencerminkan komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Ia menambahkan bahwa analisis hasil TKA akan menjadi acuan perbaikan kurikulum dan metode pembelajaran.
Pihak penyelenggara TKA nasional menyatakan bahwa semua daerah harus mematuhi standar teknis, termasuk kesiapan jaringan internet.
Insiden di SMP Negeri 3 menjadi contoh penting bagi sekolah lain untuk melakukan audit infrastruktur sebelum ujian.
Pemerintah kabupaten berjanji akan menambah anggaran untuk perbaikan jaringan internet di sekolah-sekolah yang belum memadai.
Dengan langkah tersebut, diharapkan pelaksanaan TKA di banyuwangi berikutnya dapat berjalan tanpa gangguan.
Bupati Ipuk menutup kunjungan dengan harapan semua siswa dapat menyelesaikan TKA dengan tenang dan hasil yang memuaskan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan