Media Kampung – 02 April 2026 | Pemerintah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi meluncurkan layanan daring untuk cek Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang dapat diakses kapan saja, mempermudah siswa dalam persiapan UTBK SNBT 2026 serta urusan administrasi sekolah.

NISN merupakan nomor identitas unik sepanjang 10 digit yang bersifat permanen, dipakai untuk pendaftaran sekolah, beasiswa, ujian nasional, hingga seleksi masuk perguruan tinggi.

Layanan resmi dapat diakses melalui portal NISN milik Kemdikbud di alamat nisn.data.kemdikbud.go.id, tanpa perlu mengunjungi kantor dinas pendidikan.

Untuk melakukan pengecekan, pengguna diminta mengisi nama lengkap sesuai akta, tempat dan tanggal lahir, serta nama ibu kandung; keakuratan data menjadi prasyarat utama.

Setelah formulir selesai, sistem menampilkan NISN dalam hitungan detik asalkan koneksi internet stabil dan data cocok dengan basis.

Bagi yang lupa nomor, pencarian berbasis nama lengkap dan tanggal lahir tetap dapat dilakukan; sistem mencocokkan data dan menampilkan hasil bila identitas terdaftar.

Masalah umum NISN tidak ditemukan biasanya disebabkan data belum terdaftar atau adanya kesalahan penulisan pada formulir, yang dapat diatasi dengan memeriksa kembali data atau menghubungi pihak sekolah.

Jika NISN tetap tidak muncul, siswa disarankan menghubungi Dinas Pendidikan setempat atau operator sekolah untuk memperbaiki data melalui aplikasi Dapodik.

Lulusan sebelum tahun ajaran 2024/2025 dapat melakukan validasi dan verifikasi NISN melalui portal pd.data.kemdikbud.go.id/verval-lulusan, sementara lulusan setelahnya menggunakan aplikasi Manajemen Ijazah resmi.

Kementerian menekankan pentingnya menjaga keabsahan data NISN karena kesalahan dapat menghambat proses pendaftaran UTBK SNBT, beasiswa KIP Kuliah, dan transfer antar sekolah.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menegaskan bahwa persiapan UTBK dimulai dari data identitas yang akurat, termasuk NISN, serta pentingnya simulasi TKA untuk menilai kompetensi siswa.

Layanan digital ini memungkinkan siswa menghemat waktu, mengurangi kunjungan fisik ke kantor, dan memastikan data tetap up-to-date menjelang batas akhir pendaftaran UTBK pada awal april 2026.

Pemerintah berkomitmen meningkatkan akses layanan pendidikan digital dan mengingatkan semua pihak untuk rutin memeriksa NISN demi kelancaran proses akademik selanjutnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.