Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi terus mempercepat langkah digitalisasi di sektor pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan sekolah di daerah berjuluk The Sunrise of Java tersebut. Program ini menjadi salah satu prioritas dalam memperkuat transformasi pendidikan di Bumi Blambangan melalui pemanfaatan teknologi.
Kepala Dispendik Suratno melalui Sekretaris Dispendik, Alfian, menjelaskan bahwa penguatan infrastruktur teknologi di sekolah dilakukan secara bertahap. Hal itu diwujudkan melalui pengadaan fasilitas teknologi informasi dan perangkat komputer di berbagai satuan pendidikan. Menurutnya, proses pengadaan sudah berjalan dan terus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Ia menegaskan bahwa fasilitas teknologi tidak hanya ditujukan untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar sehari-hari, tetapi juga menjadi penunjang penting dalam pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, sekolah di Banyuwangi diharapkan dapat menjalankan evaluasi nasional tersebut secara lancar dan sesuai standar.
Program digitalisasi ini disebut sebagai langkah strategis untuk memastikan kesiapan sekolah menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan pendidikan modern. Pemerintah daerah berharap kehadiran fasilitas baru dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih adaptif dan meningkatkan kompetensi digital bagi siswa maupun guru. (*) (balqis).
















