Media Kampung – 11 April 2026 | Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya memberikan apresiasi resmi terhadap pelaksanaan kerja dari rumah (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bogor, menekankan bahwa pengawasan berbasis teknologi menjadi kunci utama dalam menjaga disiplin kerja dan akuntabilitas anggaran.

Program WFH yang dimulai pada kuartal pertama 2024 ini melibatkan lebih dari 12.000 pegawai negeri di berbagai bidang, dengan tujuan mengurangi kebutuhan mobilitas harian sekaligus menyesuaikan diri pada dinamika kerja pasca‑pandemi.

Untuk memantau kinerja dan kehadiran, pemerintah daerah mengoptimalkan aplikasi e‑kinerja yang terintegrasi dengan sistem absensi digital, memungkinkan atasan memverifikasi output kerja secara real‑time tanpa harus hadir secara fisik.

Data internal menunjukkan bahwa penerapan e‑kinerja bersama skema WFH berhasil menurunkan pengeluaran operasional hingga sekitar Rp 900 juta per bulan, terutama melalui penghematan biaya transportasi, listrik, dan konsumsi material kantor.

Dalam sambutannya, Bima Arya menegaskan, “Penggunaan teknologi dalam mengawasi WFH tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat kultur akuntabilitas di kalangan ASN, sehingga layanan publik tetap optimal meski bekerja dari rumah.”

Seorang pejabat IT di Badan Kepegawaian Kabupaten Bogor menambahkan bahwa sistem e‑kinerja dilengkapi dengan modul pelaporan otomatis yang meminimalisir potensi manipulasi data, sekaligus memberikan umpan balik langsung kepada pegawai untuk perbaikan berkelanjutan.

Langkah serupa telah diadopsi oleh beberapa provinsi lain, namun Bogor menjadi contoh awal yang menunjukkan bahwa kombinasi WFH dan pengawasan digital dapat menghasilkan sinergi positif antara produktivitas dan penghematan anggaran.

Dengan hasil positif yang tercapai, pemerintah daerah berkomitmen untuk memperluas penggunaan teknologi serupa ke sektor lain, sekaligus mengevaluasi kebijakan WFH secara periodik guna memastikan keberlanjutan manfaat bagi ASN dan masyarakat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.