Media Kampung – 09 April 2026 | Menteri Sosial Gus Ipul bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo mengikuti rapat kerja di Istana Merdeka pada Senin siang, menandai intensifikasi koordinasi kebijakan sosial pemerintah.

Rapat dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan agenda utama pemerintah adalah memperkuat kesejahteraan rakyat di tengah tekanan ekonomi global.

Dalam sesi tersebut, Gus Ipul menyoroti peningkatan program bantuan sosial sebagai respons terhadap tingginya angka kemiskinan dan inflasi yang masih memengaruhi rumah tangga rendah.

Agus Jabo menambahkan bahwa sinergi antar kementerian diperlukan untuk mempercepat distribusi bantuan dan meminimalkan kebocoran anggaran.

Presiden Prabowo menegaskan, “Kami berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang terukur dan berkelanjutan,” sambil menekankan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan program.

Baca juga:

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah harus siap menghadapi tantangan struktural seperti pengangguran, khususnya di kalangan pemuda, serta kebutuhan akan peningkatan kualitas pendidikan.

Taklimat ini menyinggung pula upaya pemerintah dalam memperluas jangkauan program Kartu Prakerja dan Kartu Indonesia Pintar sebagai bagian dari strategi penanggulangan kemiskinan jangka panjang.

Gus Ipul mengungkapkan bahwa kementerian sedang menyusun revisi regulasi bantuan sosial untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas.

Agus Jabo menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, LSM, dan sektor swasta dalam mengoptimalkan penyaluran bantuan.

Presiden juga menyinggung dampak pemulihan pasca-pandemi COVID-19, menilai bahwa masih ada pekerjaan rumah besar dalam memulihkan sektor informal.

Baca juga:

Ia menambahkan, “Kita harus memastikan bahwa tidak ada lapisan masyarakat yang tertinggal dalam proses pembangunan,” sebagai panggilan bagi semua pemangku kepentingan.

Rapat berlanjut dengan pembahasan tentang kebijakan subsidi energi, yang dianggap krusial untuk menekan biaya hidup dan meningkatkan daya beli konsumen.

Gus Ipul menilai bahwa kebijakan subsidi harus diimbangi dengan program peningkatan produktivitas untuk mengurangi ketergantungan jangka panjang.

Agus Jabo menyatakan kesiapan kementerian untuk meluncurkan pilot program bantuan digital yang memanfaatkan teknologi fintech guna mempercepat transfer dana.

Penutup rapat menegaskan bahwa evaluasi berkala akan dilakukan untuk menilai efektivitas kebijakan sosial serta menyesuaikan strategi sesuai dinamika ekonomi.

Baca juga:

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.