Media Kampung – 04 April 2026 | Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., melakukan inspeksi langsung ke sejumlah unit layanan publik di Kabupaten Pinrang pada Kamis, 26 Maret 2026, usai libur Idul Fitri. Langkah ini bertujuan memastikan pelayanan tetap optimal.

Kunjungan dimulai di Mall Pelayanan Publik yang menjadi pusat administrasi terintegrasi bagi warga. Di lokasi itu, tim pemeriksa mengecek kesiapan tenaga kerja dan sarana pendukung.

Selanjutnya, Wabup mengunjungi Puskesmas Lampa, fasilitas kesehatan tingkat pertama yang melayani wilayah selatan Pinrang. Ia menilai ketersediaan obat dan kesiapan tenaga medis dalam menghadapi lonjakan permintaan pasca libur.

Di Puskesmas Bungi, pejabat menanyakan prosedur pendaftaran dan kecepatan layanan. Hasil inspeksi menunjukkan antrian tetap terkendali meski ada peningkatan kunjungan.

Pemeriksaan berlanjut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madising, rumah sakit rujukan utama Kabupaten. Wabup menekankan pentingnya layanan gawat darurat yang tidak boleh terhenti.

“Pelayanan publik harus kembali berjalan optimal. Masyarakat tidak boleh terganggu dalam mengakses layanan, terutama layanan kesehatan yang bersifat mendesak,” ujar Sudirman. Pernyataan itu disampaikan di depan staf RSUD Madising.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah harus tetap hadir bagi masyarakat, terutama dalam pemenuhan layanan dasar. Keberadaan pejabat di lapangan diharapkan menumbuhkan rasa aman.

Selama inspeksi, Wabup menilai bahwa sebagian besar unit sudah menyesuaikan ritme kerja setelah cuti. Namun, ia mencatat beberapa kekurangan dalam proses dokumentasi.

Di Mall Pelayanan Publik, petugas masih mengadaptasi sistem antrian elektronik yang baru diterapkan. Wabup meminta percepatan penyempurnaan agar tidak menghambat pelayanan.

Puskesmas Lampa melaporkan peningkatan kunjungan rawat jalan sejak hari pertama setelah Idul Fitri. Tim medis menegaskan bahwa stok obat utama cukup untuk memenuhi kebutuhan.

Di Puskesmas Bungi, temuan menunjukkan bahwa jam operasional sudah kembali normal, namun ada kebutuhan tambahan tenaga administrasi. Wabup menyarankan realokasi sumber daya secara cepat.

RSUD Madising melaporkan tidak ada gangguan signifikan pada layanan kritis, namun menyoroti pentingnya pemeliharaan peralatan medis. Pemerintah daerah diminta mempercepat proses perbaikan.

Inspeksi tersebut juga mencakup peninjauan kebersihan dan keamanan fasilitas. Wabup menekankan bahwa standar kebersihan harus konsisten, terutama di unit kesehatan.

Dalam konteks pasca libur, kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi dan kesehatan cenderung meningkat. Pemerintah Pinrang menyiapkan prosedur percepatan untuk permohonan dokumen.

Wabup Sudirman menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh terhenti dalam kondisi apapun, termasuk setelah masa libur panjang. Ia menambah, kehadiran pemerintah harus dirasakan secara langsung.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pelayanan publik untuk menyesuaikan ritme kerja secepatnya. Hal ini bertujuan menghindari hambatan akses bagi warga.

Pemerintah Kabupaten Pinrang telah menyiapkan panduan operasional pasca libur bagi setiap unit layanan. Panduan tersebut mencakup jadwal kerja, alur layanan, dan kontak darurat.

Di samping itu, dinas terkait diberikan wewenang untuk melakukan monitoring harian selama minggu pertama setelah libur. Sistem monitoring diharapkan dapat mendeteksi permasalahan secara dini.

Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada petugas frontliner yang tetap melaksanakan tugas meski terjadi lonjakan permintaan. “Kerja keras mereka menjadi kunci keberhasilan layanan,” ujarnya.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program rutin pemerintah daerah untuk memantau kualitas layanan. Inspeksi serupa dijadwalkan setiap tiga bulan.

Data internal menunjukkan kepuasan masyarakat terhadap layanan publik di Pinrang meningkat 12% dibandingkan periode sebelumnya. Peningkatan ini diatributkan pada upaya perbaikan proses.

Namun, tantangan masih ada, terutama pada integrasi data antar unit layanan. Pemerintah berencana mengimplementasikan sistem informasi terpusat dalam enam bulan ke depan.

Dalam jangka panjang, tujuan utama adalah menciptakan layanan publik yang cepat, mudah, dan berkualitas. Hal ini diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Wabup Sudirman menutup inspeksi dengan mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga kerja, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi layanan yang berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Pinrang akan terus memantau pelaksanaan rekomendasi inspeksi dan menindaklanjuti temuan. Evaluasi berkala akan dijadwalkan untuk memastikan perbaikan berkelanjutan.

Dengan langkah ini, diharapkan layanan publik di Pinrang dapat pulih sepenuhnya dan tetap responsif terhadap kebutuhan warga. Masyarakat dapat mengakses layanan tanpa harus menunggu lama.

Akhirnya, Wabup menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kualitas pelayanan publik di segala situasi. Komitmen tersebut menjadi landasan bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.