Media Kampung – 03 April 2026 | BPJS Ketenagakerjaan meluncurkan fitur antrean online pada layanan Lapak Asik mulai 1 April 2026, memudahkan peserta mengatur jadwal klaim tanpa harus datang ke kantor.
Fitur tersebut dapat diakses melalui portal resmi lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id, memungkinkan pendaftaran antrean 24 jam sehari.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Hadi Purnomo, menjelaskan inovasi ini sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan efisiensi layanan bagi peserta.
“Dengan antrean online, peserta dapat merencanakan waktu layanan secara lebih baik, sehingga proses menjadi lebih cepat dan teratur,” ujar Hadi.
Sistem menampilkan pilihan layanan, antara video call atau kunjungan langsung ke cabang, serta memberikan estimasi waktu layanan yang terjadwal.
Bagi yang memilih kunjungan langsung, platform menampilkan slot waktu yang tersedia, mengurangi kebutuhan menunggu lama di loket.
Jam operasional pendaftaran antrean dibuka sejak pukul 04.00 hingga 23.59, memberikan fleksibilitas bagi peserta yang memiliki jadwal sibuk.
Peserta cukup mengisi data pribadi, mengunggah e-KTP, foto diri, serta dokumen pendukung melalui smartphone mereka.
Setelah data diverifikasi, sistem menghasilkan barcode antrean dan mengirimkan notifikasi lewat WhatsApp serta email berisi estimasi waktu layanan.
Proses klaim mencakup manfaat Jaminan Hari Tua, Jaminan Kematian, dan Jaminan Pensiun, yang kini dapat diajukan tanpa harus hadir secara fisik di kantor.
BPJS Ketenagakerjaan berharap peningkatan layanan digital ini akan mempercepat penyelesaian klaim, meningkatkan transparansi, dan memperluas akses bagi pekerja di seluruh Indonesia.
Inisiatif ini merupakan bagian dari program transformasi layanan publik yang lebih terintegrasi, selaras dengan agenda digitalisasi pemerintah.
Dengan antarmuka yang sederhana, peserta dapat mengatur jadwal, memantau status klaim, serta mengajukan pertanyaan atau pengaduan melalui satu pintu layanan.
Keberhasilan fitur antrean online akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan kualitas layanan tetap optimal dan dapat diadaptasi ke layanan BPJS lain di masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan