Media Kampung – 02 April 2026 | Pemerintah Kota Pasuruan melalui BKPSDM menyelenggarakan upacara pengangkatan dan pengambilan sumpah ASN formasi 2024 di ruang rapat Untung Suropati, Sekretariat Daerah.

Acara dihadiri oleh wali kota Adi Wibowo, pejabat daerah, serta para pegawai negeri baru yang akan mengemban tugas publik.

Wali Kota menegaskan bahwa pengambilan sumpah bukan sekadar ritual seremonial, melainkan momentum penting bagi para abdi negara.

Dalam pidatonya, Mas Adi menekankan bahwa janji yang diucapkan harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

Ia menambahkan bahwa kejujuran dan integritas menjadi landasan utama dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Ia menekankan pentingnya sikap responsif terhadap dinamika sosial yang terus berubah, terutama di era digital.

“Kita tidak boleh terjebak pada rutinitas, melainkan harus kreatif, inovatif, dan mampu beradaptasi,” ujar Mas Adi.

Wali Kota juga menyoroti peran teknologi sebagai pendorong efisiensi layanan publik di Pasuruan.

Ia mengingatkan bahwa penggunaan platform digital harus disertai dengan transparansi dan akuntabilitas.

Seluruh ASN yang mengambil sumpah diharapkan menerapkan standar etika tinggi dalam setiap tindakan.

Penekanan pada niat yang lurus menjadi poin penting, karena niat menentukan kualitas pengabdian selanjutnya.

“Semua harus dimulai dengan niat yang baik, karena itulah fondasi pelayanan yang berkualitas,” kata wali kota.

Selain menekankan integritas, acara tersebut juga menekankan pentingnya kerja sama antar‑instansi dalam meningkatkan kinerja pemerintah daerah.

BKPSDM menyampaikan bahwa proses rekrutmen tahun ini menekankan kompetensi teknis serta nilai moral calon ASN.

Sejumlah besar pegawai baru resmi diangkat dan mengucapkan sumpah jabatan di depan kamera.

Setelah prosesi, peserta diberikan materi tentang kode etik ASN serta pedoman pelayanan publik.

Pelatihan singkat tersebut dirancang untuk menumbuhkan budaya pelayanan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Wali Kota menegaskan bahwa keberhasilan layanan publik bergantung pada kedisiplinan dan akuntabilitas setiap individu.

Ia menambahkan bahwa pemerintah kota akan terus memantau kinerja ASN melalui evaluasi rutin.

Dalam konteks pembangunan, integritas ASN dipandang sebagai faktor penentu keberlanjutan program daerah.

Pasuruan sedang menjalankan sejumlah proyek infrastruktur, dan ekspektasi tinggi ditempatkan pada ASN yang terlibat.

Wali Kota mengingatkan bahwa setiap keputusan harus berlandaskan pada kepentingan publik, bukan kepentingan pribadi.

Ia berharap ASN yang baru akan menjadi agen perubahan yang mampu mengatasi tantangan sosial‑ekonomi.

“Kami mengharapkan mereka tidak hanya menjadi pelaksana, melainkan inovator yang berani mencoba solusi baru,” ujar Mas Adi.

Acara diakhiri dengan harapan bersama bahwa para ASN dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan.

Pemerintah Kota Pasuruan berkomitmen untuk menyediakan fasilitas pendukung bagi ASN dalam melaksanakan tugasnya.

Dengan menegakkan nilai kejujuran dan integritas, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin kuat.

Upacara tersebut mencerminkan tekad pemerintah daerah untuk menegakkan tata kelola bersih dan akuntabel.

Sebagai penutup, wali kota mengajak seluruh ASN untuk terus berpegang pada prinsip moral dan profesionalisme demi kesejahteraan warga Pasuruan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.