Media Kampung – 07 April 2026 | Pada libur Paskah, Ibu Kota Negara (IKN) mencatat kedatangan sekitar 59 ribu pengunjung.

Kepadatan jalanan tampak luar biasa dengan mobil, sepeda motor, dan pejalan kaki yang bersaing untuk ruang.

Data tersebut dirilis oleh Badan Pengelola IKN pada Senin, 6 April 2026.

Angka ini menandai peningkatan signifikan dibandingkan periode libur sebelumnya.

Mayoritas wisatawan berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, terutama Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

Transportasi umum seperti bus kota dan layanan ride‑hailing melaporkan peningkatan permintaan hingga 40 persen.

Beberapa jalur utama, termasuk Jalan Sultan Agung dan Jalan Merdeka, mengalami kemacetan berkelanjutan selama jam sibuk.

Pihak kepolisian setempat menambah pos ronda untuk mengatur arus lalu lintas dan memastikan keamanan.

Kepala Dinas Pariwisata IKN, Budi Santoso, menyatakan bahwa antusiasme wisatawan menunjukkan keberhasilan strategi promosi kota baru.

Ia menambahkan, “Kami terus meningkatkan fasilitas publik agar pengalaman berkunjung tetap nyaman dan aman.”

Pengelola kawasan wisata menyiapkan area parkir sementara di beberapa titik strategis untuk mengurangi kepadatan.

Area parkir tersebut dilengkapi dengan petugas penunjuk arah dan sistem pembayaran digital.

Pengunjung juga menikmati sejumlah atraksi baru, seperti taman tematik, museum interaktif, dan pusat kuliner lokal.

Namun, 22 persen mengeluhkan kurangnya fasilitas toilet publik di beberapa lokasi.

Pihak terkait berjanji akan menambah fasilitas tersebut dalam minggu mendatang.

Pedagang kaki lima yang beroperasi di sekitar area wisata melaporkan pendapatan naik dua kali lipat dibandingkan hari biasa.

Beberapa pengusaha lokal memanfaatkan peluang dengan membuka stand makanan tradisional dan minuman segar.

Keberadaan kendaraan pribadi yang tinggi memicu diskusi mengenai kebijakan pembatasan masuk kendaraan pada jam tertentu.

Walikota IKN menyatakan akan melakukan evaluasi kebijakan transportasi setelah liburan berakhir.

Para pengunjung juga memanfaatkan layanan sewa sepeda listrik yang kini tersedia di beberapa stasiun.

Layanan tersebut dipromosikan sebagai alternatif ramah lingkungan untuk menjelajahi kota.

Penggunaan sepeda listrik tercatat meningkat 30 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Studi awal menunjukkan bahwa peningkatan kunjungan berpotensi mendongkrak pendapatan daerah hingga 15 persen.

Ekonom daerah menilai dampak positif ini dapat mempercepat pencapaian target pertumbuhan ekonomi IKN.

Di sisi lain, beberapa warga sekitar mengeluhkan kebisingan kendaraan yang mengganggu ketenangan lingkungan.

Mereka berharap otoritas akan menegakkan regulasi kebisingan secara lebih ketat.

Pengelola taman kota menyiapkan program edukasi tentang perilaku berwisata yang bertanggung jawab.

Program tersebut melibatkan sekolah-sekolah setempat untuk menanamkan kesadaran sejak dini.

Selama liburan, tim kebersihan kota menggelar operasi intensif untuk menjaga kebersihan area publik.

Hasilnya, tingkat sampah yang terkelola meningkat 25 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Para pengunjung melaporkan kepuasan tinggi terhadap keberagaman kuliner yang tersedia di area IKN.

Restoran dengan konsep modern dan tradisional bersaing menarik selera wisatawan.

Pemerintah kota menegaskan komitmen untuk terus mengembangkan infrastruktur transportasi publik.

Rencana tersebut mencakup penambahan jalur bus rapid transit dan peningkatan frekuensi layanan.

Dengan begitu, diharapkan kepadatan kendaraan pribadi dapat berkurang secara signifikan.

Secara keseluruhan, libur Paskah 2026 menjadi momen penting bagi IKN dalam memperlihatkan daya tariknya sebagai destinasi wisata baru.

Kehadiran 59 ribu pengunjung menegaskan potensi pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan di ibu kota masa depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.