Media Kampung – 04 April 2026 | Sebanyak 30.000 pengunjung menghabiskan waktu di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, pada hari Jumat Agung 2024, menandai lonjakan signifikan dibandingkan rata‑rata harian taman selama periode biasa.
Jumat Agung merupakan hari libur nasional yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berwisata dalam kota, sehingga Ragunan menjadi pilihan utama karena luas area dan beragam satwa yang dipamerkan.
Data pengelola menunjukkan rata‑rata kunjungan harian Ragunan biasanya sekitar 8.000 orang, namun pada hari libur tersebut angka melambung hampir empat kali lipat, mencerminkan daya tarik kuat taman bagi keluarga dan pelajar.
Mayoritas pengunjung terdiri dari keluarga dengan anak‑anak, kelompok pelajar, serta wisatawan domestik yang memanfaatkan akhir pekan panjang untuk rekreasi outdoor.
Ragunan menawarkan zona interaktif seperti kebun binatang mini, area bermain, serta jalur trekking yang memudahkan pengunjung menikmati keanekaragaman fauna, mulai dari harimau hingga burung langka.
Juru bicara pihak taman, Budi Santoso, menyatakan kebanggaannya atas antusiasme publik, sambil menegaskan bahwa semua fasilitas tetap beroperasi optimal meski terjadi kepadatan.
Untuk mengantisipasi kerumunan, petugas keamanan menambah pos penjagaan, memperketat prosedur masuk, serta menyediakan peta alur sirkulasi pengunjung guna menghindari bottleneck.
Sanitasi juga ditingkatkan dengan penambahan stasiun cuci tangan otomatis di setiap pintu masuk dan peningkatan frekuensi pembersihan area publik.
Tiket masuk Ragunan tetap pada tarif standar Rp15.000 untuk dewasa dan Rp10.000 untuk anak, dengan potongan khusus bagi grup keluarga lebih dari lima orang.
Penjualan tiket yang tinggi berdampak positif pada pendapatan kios makanan, penjual souvenir, serta layanan transportasi lokal seperti ojek daring dan angkutan kota.
Jika dibandingkan dengan libur tahun sebelumnya, jumlah pengunjung pada Jumat Agung 2023 tercatat sekitar 22.000 orang, menunjukkan pertumbuhan sekitar 36 persen dalam satu tahun.
Lonjakan kunjungan ini selaras dengan tren meningkatnya minat wisata domestik pasca‑pandemi, di mana warga lebih memilih destinasi dekat untuk mengurangi biaya dan risiko perjalanan jauh.
Kebijakan pemerintah yang mendorong “staycation” serta promosi paket keluarga di ragunan turut memperkuat pilihan tersebut, terutama pada hari libur keagamaan yang biasanya diisi kegiatan keluarga.
Pengelola menargetkan kunjungan serupa pada libur Natal dan Tahun Baru mendatang, dengan rencana penambahan atraksi edukatif untuk memperkaya pengalaman pengunjung.
Secara keseluruhan, kehadiran 30.000 wisatawan di Ragunan pada Jumat Agung mencerminkan peran strategis taman margasatwa sebagai destinasi rekreasi sekaligus edukasi bagi masyarakat Jakarta.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan