Waduk Cacaban Tegal terus menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Berada di Desa Penujah, Kecamatan Kedung Banteng, waduk ini menawarkan panorama alam yang tenang dengan hamparan air luas yang dikelilingi perbukitan hijau. Lokasinya relatif mudah dijangkau dari pusat Kota Tegal dengan waktu tempuh sekitar 45 menit atau berjarak kurang lebih 30 kilometer.
Objek wisata Waduk Cacaban Tegal dibuka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB. Rentang waktu kunjungan yang panjang memungkinkan wisatawan menikmati suasana waduk sejak pagi hingga malam. Pagi hari dikenal dengan udara sejuk dan kabut tipis, sementara sore hari kerap dimanfaatkan pengunjung untuk menikmati panorama matahari terbenam di balik perbukitan.
Harga tiket masuk Waduk Cacaban Tegal tergolong terjangkau. Pada hari kerja, tiket dewasa dibanderol Rp4.000 dan anak-anak Rp3.000 per orang. Sementara pada akhir pekan, tiket dewasa Rp5.000 dan anak-anak Rp4.000. Pengelola juga menyediakan beragam wahana dengan tarif mulai Rp5.000 hingga Rp15.000, area camping seharga Rp25.000, serta biaya parkir Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.
Dari sisi fasilitas, Waduk Cacaban Tegal telah dilengkapi area parkir luas, toilet umum, tempat ibadah, gazebo, serta warung makan yang menjajakan kuliner khas Tegal seperti sate kambing muda, nasi bogana, dan tahu aci. Pengunjung juga dapat menikmati wisata perahu dengan tarif sekitar Rp15.000 per orang untuk durasi 20 hingga 30 menit mengelilingi waduk dari dermaga terapung.
Daya tarik utama Waduk Cacaban Tegal terletak pada keindahan alamnya. Selain menjadi lokasi favorit untuk piknik keluarga, kawasan ini juga menawarkan spot foto yang populer di media sosial, termasuk area perbukitan yang dikenal sebagai Bukit Teletubbies dengan hamparan savana luas. Pada musim kemarau, perpaduan warna rumput kecoklatan dan pepohonan hijau menciptakan lanskap yang khas.
Bagi pecinta aktivitas alam, waduk ini juga dimanfaatkan sebagai lokasi memancing berbagai jenis ikan air tawar seperti nila, lele, dan gurame. Sementara itu, area kemah yang tersedia kerap menjadi pilihan wisatawan yang ingin menikmati suasana malam di tepi waduk dengan pemandangan langit berbintang.
Selain sebagai destinasi rekreasi, Waduk Cacaban Tegal juga memiliki nilai edukasi lingkungan. Sejumlah komunitas memanfaatkan kawasan ini untuk kegiatan edukatif seperti penanaman pohon dan kampanye kebersihan, guna menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan fungsi waduk bagi masyarakat sekitar. (balqis)

















Tinggalkan Balasan