Media Kampung – Pemilik mobil Jepang kini ramai mengganti klakson bawaan dengan klakson bersuara layaknya mobil Eropa. Di sebuah toko aksesoris mobil, permintaan tersebut bisa datang dari tiga hingga empat konsumen dalam sehari. Indah, pemilik toko audio dan aksesoris mobil Indah Jaya Motor, mengungkapkan bahwa klakson termasuk barang yang laris di tokonya.

Mayoritas pelanggan datang dengan mobil buatan Jepang, lalu meminta suara klakson yang mirip dengan BMW atau Mercedes-Benz. “Saya sesuaikan dengan selera konsumen. Ada macam-macam pilihan, tergantung anggaran dan karakter suara yang disukai. Yang penting orang itu senang dengan karakternya,” ujarnya saat ditemui di kawasan Blok M Hub, Jakarta Selatan.

Permintaan Klakson Eropa yang Meningkat

Indah menyebutkan bahwa ia menyediakan dua merek klakson, yaitu Hella dan Piaa. Dari kisaran harga Rp 250-850 ribu, klakson Hella seharga Rp 400 ribu menjadi yang paling diburu konsumen. Permintaan penggantian klakson paling banyak datang dari pemilik mobil baru, termasuk sebagian pengguna mobil listrik.

“Ada pelanggan saya yang memiliki enam mobil, semuanya diganti ke klakson Hella empat biji. Saya sampai menandai di kontak ponsel, ‘bapak itu pasang dua set per mobil’. Dari karakter orangnya, padahal biasa saja kalem,” tambah Indah.

Alasan di Balik Tren Ini

Menurutnya, selera menjadi alasan utama para konsumen mengganti klakson ala mobil Eropa. Banyak konsumen yang mengeluhkan suara klakson bawaan mobil mereka. Indah berpendapat bahwa tren ini juga berkaitan dengan perilaku berkendara masyarakat yang menginginkan suara klakson yang lebih lantang dan elegan.

“Dagangan ini musiman. Kadang hari ini ramai klakson, besok ramai lampu. Kalau saya menyetok barang yang saya kira laku, belum tentu laku, jadi saya lengkapi saja semuanya. Sejauh ini yang paling laris di toko saya adalah lampu depan mobil, dan klakson Eropa ini,” tutupnya.