Media Kampung – Servis Peugeot 407 di Kamil Motor, yang terletak di Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, menjadi perhatian bagi para pengguna mobil lawas. Pemilik bengkel, Kamil, menyatakan bahwa komponen asli untuk model Peugeot lawas masih bisa dipesan melalui jalur resmi, meskipun ketersediaannya diperkirakan akan menipis dalam beberapa tahun ke depan.
Menurut Kamil, pemesanan suku cadang asli dapat dilakukan lewat Astra, sebagai pemegang merek Peugeot di Indonesia. Namun, masa tunggu untuk mendapatkan barang-barang tersebut bisa menjadi kendala. “Spare part harus pesan ke Astra, kalau di sana masih ada stok ya bisa. Beberapa barang harus inden dua bulan. Nanti dia ngecek dulu, kalau bilang ini sudah tidak diproduksi ya kita tidak bisa pesan,” ungkapnya.
Ketersediaan komponen asli saat ini dapat bertahan karena masih ada mobil yang berada dalam masa garansi. Kewajiban Astra untuk menyediakan suku cadang selama masa garansi menjadikan pemesanan tetap terbuka. Namun, Kamil memperkirakan bahwa setelah semua garansi habis, bengkel akan mengandalkan stok yang ada, yang semakin berkurang dari tahun ke tahun. “Walaupun tidak jual mobil baru, yang masih garansi masih ada, jadi mereka (Astra) masih siapin spare part. Kalau sudah habis garansi ya selesai, tambah susah lagi,” tambahnya.
Di pasar, pembeli umumnya tidak bisa memilih merek komponen. Kamil menjelaskan bahwa barang yang tersedia di toko menjadi satu-satunya pilihan, dengan kualitas yang bervariasi. “Sudah paling seadanya, tidak bisa milih merek. Jadi kita pesan ke toko, merek apa yang ada ya kita beli. Kadang kita dapat yang tidak terlalu bagus, kadang dapat yang bagus,” imbuhnya.
Beberapa komponen masih bisa menggunakan barang dari mobil Jepang. Misalnya, link stabilizer dari Honda dan timing belt dari Daihatsu Gran Max. Namun, Kamil menyoroti bahwa komponen bodi Peugeot adalah yang paling sulit dicari. Spion bekas dijual antara Rp 2-2,5 juta, sedangkan lampu bekas dihargai antara Rp 1-1,5 juta per buah. “Bodi mau impor juga susah, sekarang kan ada larangannya. Paling bawa sendiri dari luar negeri, tapi terbatas barang kecil saja seperti spion dan lampu, agak repot bawa bagian bodi yang besar,” tutupnya.













