Media Kampung – 05 April 2026 | Pada sore hari Sabtu 4 April 2026, hujan deras yang disertai angin kencang mengguyur Jakarta Selatan menyebabkan satu pohon besar tumbang tepat di Jalan Dr. Setiabudi.
Pohon yang tumbang menimpa sebuah mobil Kijang berplat AA 1630 SC yang melaju dari arah barat ke timur, mengakibatkan kaca depan hancur dan bodi mobil terbelah hingga kerusakan diperkirakan mencapai tiga juta rupiah.
Pengemudi mobil, seorang pria berusia 70 tahun bernama Trimo, serta penumpang di kursi sebelah kiri sopir, mengalami luka ringan di dahi dan segera dilarikan ke RSU Panti Waluyo oleh tim ambulans PMI setempat.
Petugas pemadam kebakaran dan kepolisian setempat menutup akses jalan selama proses penanganan, sementara tim teknisi jalan melakukan pembersihan puing dan memeriksa kondisi tanah di sekitar lokasi.
Menurut Yuli Haryono, koordinator posko PMI Kabupaten Purworejo yang membantu koordinasi penanganan di lapangan, luka pada dahi korban memerlukan jahitan sederhana dan tidak mengancam jiwa.
Hujan lebat yang terus mengguyur Kabupaten Purworejo pada hari yang sama juga memicu longsor di beberapa ruas jalan, menambah beban penanganan darurat bagi otoritas setempat.
Insiden serupa baru-baru ini tercatat di Purworejo, di mana sebuah mobil juga tertimpa pohon tumbang, menewaskan satu pengemudi dan melukai beberapa penumpang.
Para pakar keselamatan lalu lintas menekankan pentingnya menghindari berkendara di kawasan yang dipenuhi pepohonan besar saat cuaca ekstrem, karena risiko pohon atau tiang penyangga yang rapuh dapat menimbulkan bahaya tak terduga.
“Kendaraan harus dijaga jarak aman dari tepi jalan yang berdekatan dengan pohon besar, terutama ketika hujan deras dan angin kencang,” ujar Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, dalam sebuah wawancara.
Ia menambahkan bahwa penumpang sebaiknya tidak duduk di sisi yang berisiko terkena potongan pohon, serta mengurangi kecepatan untuk memberi ruang reaksi lebih bila terjadi hal tak terduga.
Di Bandung, sebuah kecelakaan serupa menewaskan pengemudi Suzuki Carry setelah mobilnya tertimpa pohon yang roboh akibat angin kencang, menegaskan pola bahaya yang sama di wilayah Jawa Barat.
Kejadian tersebut menimbulkan peringatan dari pihak berwenang agar masyarakat menunda perjalanan bila cuaca diprediksi buruk, serta memantau informasi terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
Polisi setempat menegaskan bahwa mereka akan meningkatkan patroli di sepanjang jalan utama yang berbatasan dengan area hutan atau pekarangan yang memiliki pohon tinggi, guna mencegah terulangnya insiden serupa.
Petugas jalan Tol Lenteng Agung di Jakarta Selatan juga melaporkan kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan pada pagi hari yang sama, mengingatkan kembali pentingnya kepatuhan terhadap jarak aman dan kecepatan yang wajar.
Secara keseluruhan, insiden pohon tumbang di Jalan Dr. Setiabudi menyoroti tantangan keselamatan lalu lintas di musim hujan, sekaligus menegaskan perlunya koordinasi antar lembaga dalam penanganan cepat dan mitigasi risiko di masa mendatang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan