Media Kampung – 03 April 2026 | PT Chery Sales Indonesia mengonfirmasi bahwa pada 31 Maret 2026 sebuah unit Tiggo Cross CSH terbakar di jalur tol Jakarta‑Cikampek. Insiden tidak menimbulkan korban jiwa dan lalu lintas sempat terganggu.

Pengemudi melaporkan kendaraan beroperasi normal tanpa indikator error pada dasbor sebelum mendeteksi asap. Ia kemudian menepi ke bahu jalan dan memadamkan kendaraan dengan bantuan pemadam kebakaran.

Tim teknis Chery bersama pihak berwenaga melakukan inspeksi di lokasi sesuai prosedur inspeksi global. Hasil awal menunjukkan titik asal kebakaran berada di bagian depan kendaraan.

Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan, namun tidak ada bukti yang mengaitkan kejadian dengan sistem kelistrikan atau baterai. Baterai hybrid terletak di bawah bodi, di area tengah hingga belakang, dan tidak menunjukkan kerusakan.

“Tidak ada indikasi malfungsi pada baterai maupun sistem listrik, sehingga kami menutup kemungkinan itu sebagai penyebab utama,” ujar juru bicara PT Chery Sales Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam siaran pers resmi.

Penyidik menelusuri kemungkinan faktor eksternal seperti material atau benda asing yang mungkin bersentuhan dengan komponen mesin. Hal ini masih dalam tahap analisis lebih lanjut.

Kendaraan yang terbakar merupakan unit putih dengan plat nomor putih‑merah, yang belum memiliki surat resmi karena masih dalam proses pengiriman. Mobil tersebut sedang dalam perjalanan internal dari dealer ke area penyimpanan.

Video yang beredar di media sosial menampilkan api melumat bagian depan hingga pilar A, menimbulkan kepanikan di antara pengguna jalan. Petugas kepolisian segera mengamankan lokasi dan mengarahkan arus lalu lintas.

PT Chery menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan investigasi secara komprehensif. Perusahaan akan bekerja sama dengan otoritas terkait serta lembaga independen bila diperlukan.

Selama investigasi, tim teknis melakukan pemeriksaan visual, pengambilan sampel material, serta analisis forensik pada komponen yang terbakar. Semua langkah mengikuti standar keselamatan dan regulasi yang berlaku.

Hingga saat ini, tidak ada laporan kerusakan pada kendaraan lain dari tipe yang sama. Chery belum mengeluarkan panggilan penarikan atau peringatan resmi.

Pihak berwenang meminta pemilik kendaraan untuk melaporkan setiap gejala anomali pada mobil hybrid mereka. Hal ini diharapkan dapat membantu mengidentifikasi pola potensial.

Insiden ini menambah daftar kejadian kebakaran kendaraan listrik atau hybrid di Indonesia pada tahun 2026. Namun, Chery menekankan bahwa data statistik belum menunjukkan tren negatif.

Konsumen dan pengamat industri mencatat pentingnya transparansi produsen dalam menangani insiden semacam ini. Kepercayaan publik terhadap teknologi hybrid tetap menjadi fokus utama.

Sejumlah pakar otomotif menyarankan agar produsen meningkatkan prosedur inspeksi sebelum distribusi kendaraan. Mereka menilai hal tersebut dapat meminimalkan risiko serupa di masa depan.

PT Chery menutup pernyataannya dengan janji akan mengumumkan hasil akhir investigasi setelah semua data terkumpul. Perusahaan menegaskan bahwa keselamatan pengguna adalah prioritas utama.

Sementara itu, pihak tol Jakarta‑Cikampek melaporkan bahwa lalu lintas kembali normal dalam waktu dua jam setelah kejadian. Tidak ada kerusakan infrastruktur jalan.

Media lokal melaporkan bahwa video viral tersebut menimbulkan diskusi luas di media sosial mengenai keamanan mobil hybrid. Reaksi publik beragam, ada yang skeptis dan ada yang menunggu klarifikasi resmi.

Pemerintah daerah DKI Jakarta dan Jawa Barat menegaskan kesiapan mereka dalam membantu proses investigasi. Koordinasi antara otoritas transportasi dan produsen diharapkan berjalan lancar.

Pada akhir minggu, Chery dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan asosiasi otomotif Indonesia untuk membahas temuan sementara. Pertemuan ini akan menjadi forum untuk berbagi informasi teknis.

Meski insiden ini menimbulkan kekhawatiran, pasar mobil hybrid Indonesia tetap menunjukkan pertumbuhan positif pada kuartal pertama 2026. Penjualan Tiggo Cross CSH secara keseluruhan belum terdampak signifikan.

Dengan investigasi yang masih berjalan, semua pihak menunggu konfirmasi final tentang penyebab kebakaran. Hingga saat itu, Chery berkomitmen menjaga komunikasi terbuka dengan konsumen dan regulator.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.