Media Kampung – 02 April 2026 | Jaecoo memperkuat posisinya sebagai pembuat blockbuster global di segmen kendaraan energi baru (NEV) dengan penjualan yang terus meningkat pada awal 2026.
Model J8 SHS ARDIS mencatatkan pertumbuhan signifikan di pasar Eropa, terutama di Inggris di mana unit terjual mencapai 4.059 pada Januari dan melampaui 30.100 dalam 12 bulan terakhir.
Di Italia, J8 SHS ARDIS debut di peringkat kedelapan dengan penjualan 416 unit, sementara di Spanyol penjualan mencapai 1.318 unit antara Januari dan Februari, menandakan peningkatan tahunan 38,16 persen.
Segment plug‑in hybrid electric vehicle (PHEV) juga menunjukkan kekuatan, dengan pengiriman lebih dari 4.000 unit per bulan dan menempati posisi kedua di pasar Eropa.
Di Asia Tenggara, Jaecoo J5 EV tetap menjadi model terlaris di Thailand, menjual 6.806 unit pada Januari 2026 dan mempertahankan pangsa pasar 16,1 persen selama tiga bulan berturut‑turut.
Di Indonesia, data Gaikindo menunjukkan distribusi 1.942 unit J5 EV pada bulan yang sama, menjadikannya salah satu SUV listrik paling laris.
Penjualan yang kuat berimbas pada penurunan konsumsi bensin, karena konsumen beralih ke varian hybrid dan listrik yang lebih efisien.
Menurut pernyataan resmi Jaecoo, rata‑rata konsumsi BBM untuk varian hybrid J8 SHS ARDIS berada di kisaran 4,2 liter per 100 km, jauh di bawah standar rata‑rata mobil konvensional.
Data internal perusahaan mengindikasikan bahwa penurunan konsumsi BBM sebesar 15‑20 persen tercapai sejak peluncuran varian hybrid pada akhir 2025.
Pengguna di pasar Eropa melaporkan bahwa jarak tempuh rata‑rata sebelum mengisi bahan bakar turun menjadi satu kali pengisian setiap 800‑900 km, dibandingkan sebelumnya 500‑600 km.
Di Asia Tenggara, terutama Indonesia, konsumen melaporkan penghematan bahan bakar yang signifikan, dengan biaya operasional turun hingga 30 persen per tahun.
Manajer pemasaran Jaecoo, Arief Aszhari, menekankan bahwa strategi fokus pada pengembangan teknologi hybrid dan listrik memungkinkan perusahaan mengurangi ketergantungan pada bensin.
“Kami menargetkan agar lebih dari setengah penjualan global pada akhir 2026 berasal dari varian yang mengonsumsi bahan bakar jauh lebih rendah,” kata Aszhari dalam sebuah konferensi pers.
Kebijakan pemerintah di Eropa yang mendorong transisi ke kendaraan rendah emisi juga mempercepat adopsi model hybrid Jaecoo.
Secara keseluruhan, kenaikan penjualan Jaecoo J8 SHS ARDIS dan varian hybrid lainnya memperlihatkan tren pergeseran konsumen dari bensin ke energi baru, sekaligus menurunkan total konsumsi BBM di pasar utama.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan