Media Kampung – 01 April 2026 | Chery Business Unit mengonfirmasi bahwa satu unit Tiggo Cross terbakar di Tol Jakarta‑Cikampek, tepatnya di jalur Pondok Gede arah Jati Bening. Kejadian dilaporkan pada Selasa, 31 Maret 2026, dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Tim penelusuran internal Chery bersama pihak terkait segera melakukan pemeriksaan di lokasi untuk mengumpulkan data teknis dan kronologis. Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan, sehingga proses penyelidikan masih berlangsung.

Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit, menyatakan perusahaan telah menerima informasi luas dari publik dan media sosial. Ia menegaskan bahwa prioritas utama adalah mengidentifikasi faktor yang memicu kebakaran.

“Kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,” ujar Budi dalam konfirmasi kepada media. Pernyataan tersebut menenangkan kekhawatiran pengguna kendaraan di wilayah sekitar.

Investigasi melibatkan tim teknik, layanan purna jual, serta otoritas jalan tol untuk memastikan prosedur keamanan terpenuhi. Semua data yang diperoleh akan dianalisis secara menyeluruh sebelum disampaikan publik.

Chery menegaskan komitmen terhadap keselamatan dan kualitas produk sebagai prinsip utama dalam setiap tahapan pengembangan. Standar kualitas yang ketat diterapkan pada proses produksi dan inspeksi akhir kendaraan.

Perusahaan berjanji akan mengeluarkan pernyataan resmi setelah hasil investigasi selesai, guna memberikan kejelasan dan menjawab spekulasi yang beredar. Hal ini diharapkan dapat memulihkan kepercayaan konsumen terhadap merek.

Sementara itu, otoritas jalan tol melakukan evaluasi terhadap kondisi infrastruktur di area kejadian untuk menyingkirkan faktor eksternal. Tidak ada laporan kerusakan fasilitas jalan yang berkontribusi pada kebakaran.

Unit Tiggo Cross yang terbakar merupakan salah satu model terbaru dengan varian CSH Comfort, yang diluncurkan pada awal tahun ini. Penjualan model tersebut sempat meningkat sebelum insiden terjadi.

Analis industri otomotif memperkirakan bahwa penanganan cepat dan transparan dari pabrikan dapat meminimalkan dampak reputasi. Mereka menekankan pentingnya komunikasi yang konsisten dengan konsumen.

Chery juga menyampaikan bahwa semua kendaraan yang diproduksi di pabrik domestik telah melalui uji keselamatan berstandar internasional. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mencegah kejadian serupa di masa depan.

Hingga kini, tidak ada laporan resmi mengenai kerusakan lingkungan atau bahaya kebakaran lanjutan di sekitar lokasi. Tim pemadam kebakaran berhasil memadamkan api dalam waktu singkat.

Kasus ini menambah catatan kejadian kebakaran kendaraan di jalur tol, namun respons proaktif Chery menunjukkan keseriusan dalam menanggapi masalah keselamatan. Perusahaan berkomitmen untuk terus memantau dan meningkatkan standar produk.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.