Media Kampung – 30 Maret 2026 | Suzuki resmi meluncurkan varian terbaru Smash 115 Plus ABS di Bangkok International Motor Show 2026, menambahkan panel instrumen LCD penuh dan sistem pengereman ABS satu kanal.

Motor bebek ini dipasarkan dengan harga sekitar 26 jutaan rupiah, menjadikannya pilihan terjangkau di segmen underbone yang kini dilengkapi fitur keselamatan modern.

Mesin berkapasitas 112,8 cc, satu silinder SOHC berpendingin udara, menghasilkan tenaga 9,25 hp pada 7.000 rpm dan torsi 9,10 Nm pada 6.500 rpm, cukup untuk penggunaan harian di perkotaan.

Bobot motor hanya 97 kg dengan dimensi panjang 1.910 mm dan tinggi jok 760 mm, menjaga kelincahan yang menjadi ciri khas bebek Suzuki.

Sistem ABS satu kanal mengontrol roda depan, dengan sensor kecepatan terpasang pada kedua roda, mengurangi risiko terkuncinya ban saat pengereman mendadak pada kondisi licin.

Panel instrumen digital LCD menampilkan informasi kecepatan, bahan bakar, posisi gigi, odometer, dan jam secara jelas, menggantikan jarum analog konvensional.

Penambahan rem cakram depan dan belakang serta kaliper Nissin hitam memperkuat daya henti, menjadikan Smash 115 Plus ABS pionir di kelasnya di pasar Asia Tenggara.

Suzuki menargetkan motor ini sebagai pesaing langsung Yamaha Finn dan Honda Wave 110, yang selama ini mendominasi segmen bebek di Indonesia.

Meskipun pasar motor di Indonesia kini didominasi oleh skuter matik, permintaan terhadap motor bebek tetap stabil karena harga yang kompetitif dan biaya perawatan rendah.

“Kami ingin memberikan pilihan yang aman dan modern tanpa mengorbankan harga terjangkau,” kata perwakilan Suzuki Indonesia dalam konferensi pers virtual setelah peluncuran.

Konsumen di media sosial merespon positif, menyoroti kehadiran ABS dan panel digital sebagai nilai tambah yang jarang ada pada motor sekelasnya.

Analis industri mencatat bahwa fitur keselamatan seperti ABS mulai menjadi faktor penting bagi pembeli muda, terutama di kota besar dengan lalu lintas padat.

Harga 26 jutaan masih berada di bawah kisaran 30 jutaan yang disebutkan dalam beberapa laporan awal, memberi ruang bagi dealer untuk menawarkan paket kredit atau promo.

Distribusi resmi akan dimulai pada kuartal kedua 2026, dengan jaringan dealer Suzuki di seluruh Indonesia siap menerima pemesanan.

Penjualan diperkirakan akan meningkatkan total penjualan motor bebek Suzuki yang pada tahun 2025 mencapai hampir 200 ribu unit.

Dengan fitur ABS dan panel digital, Suzuki berharap dapat meningkatkan standar keselamatan pada segmen motor murah di negara berkembang.

Motor ini diproduksi di pabrik Thailand, memanfaatkan fasilitas yang telah terstandarisasi untuk kualitas dan efisiensi biaya.

Pada akhirnya, peluncuran Smash 115 Plus ABS menegaskan komitmen Suzuki untuk tetap relevan di pasar yang terus berubah, sambil menjaga identitas bebek yang telah lama dikenal.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.