Media Kampung – 07 April 2026 | Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Mardiono, menyampaikan kritik tajam terhadap pernyataan spekulatif yang menurutnya dapat memicu kegaduhan di tengah dinamika politik nasional.
Ia menegaskan bahwa ujaran tanpa dasar fakta berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan menodai proses demokrasi yang sedang berjalan.
Mardiono menambah bahwa partai politik seharusnya menjadi penyeimbang, bukan pemicu konflik yang dapat memecah belah masyarakat.
Dalam konferensi pers di Jakarta, ia menyoroti bahwa beberapa pihak belum menunjukkan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi.
“Kita harus mengedepankan narasi yang menyejukkan, bukan yang memecah belah,” kata Mardiono secara tegas.
Ia menekankan pentingnya sikap hati-hati dalam berkomentar, terutama menjelang pemilihan umum yang semakin dekat.
Ia mengingatkan bahwa media dan tokoh publik memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik secara konstruktif.
Dalam konteks ini, Mardiono menyoroti perlunya dukungan kuat kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Ia menilai bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo menjadi faktor penstabil dalam menghadapi tantangan nasional.
Mardiono juga mengajak seluruh elemen politik untuk bersatu dalam menyebarkan pesan damai dan persatuan.
Ia mengkritik pihak-pihak yang mengedepankan retorika sensasional demi kepentingan politik jangka pendek.
Mardiono menegaskan bahwa PPP tetap berkomitmen pada agenda pembangunan berkelanjutan.
Ia menambahkan bahwa partai akan terus berkontribusi pada kebijakan ekonomi yang inklusif dan pemerataan pembangunan.
Dalam pandangannya, stabilitas politik menjadi prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Mardiono menilai bahwa kegaduhan politik dapat menurunkan kepercayaan investor dan menghambat investasi asing.
Ia mengajak seluruh pemimpin partai untuk menahan diri dari pernyataan yang berpotensi menimbulkan ketegangan.
“Kita harus menjadi contoh dalam menyampaikan pesan yang membangun, bukan yang merusak,” tegasnya.
Ia juga menyoroti bahwa narasi menyejukkan dapat memperkuat rasa kebangsaan di tengah beragamnya aspirasi rakyat.
Mardiono menegaskan bahwa PPP siap menjadi garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai persatuan.
Ia menolak segala bentuk provokasi yang dapat menimbulkan kerusuhan sosial.
Dalam pernyataannya, Mardiono menekankan perlunya dialog terbuka antara partai politik, lembaga negara, dan masyarakat sipil.
Ia mengingatkan bahwa demokrasi Indonesia dibangun atas dasar musyawarah untuk mufakat.
Mardiono menutup dengan menekankan pentingnya menyalurkan aspirasi melalui kanal resmi, bukan melalui rumor.
Ia berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan fokus pada agenda pembangunan nasional.
Kritik ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan politik menjelang pemilihan legislatif dan presiden mendatang.
Para pengamat menilai bahwa pernyataan Mardiono dapat menjadi sinyal bagi partai lain untuk menahan diri.
Sejumlah pihak telah merespons dengan menyatakan komitmen mereka pada proses demokrasi yang damai.
Namun, masih ada kelompok yang tetap mengedepankan strategi konfrontatif.
Mardiono menegaskan bahwa PPP tidak akan berkompromi dengan strategi yang dapat memecah belah bangsa.
Ia menutup konferensi dengan harapan agar seluruh elemen politik dapat bersinergi untuk menciptakan iklim politik yang kondusif.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan