Media Kampung – 11 April 2026 | Keisuke Honda, mantan pemain internasional Jepang, menandatangani kontrak dengan FC Jurong, klub yang sebelumnya bernama Albirex Niigata Singapore, untuk kompetisi Singapore Premier League 2026-27.

Kesepakatan satu musim ini diumumkan pada 10 April 2026 oleh klub, dengan tujuan menambah nilai dan pengalaman bagi tim serta sepak bola Singapura secara umum.

Honda berusia 39 tahun dan memiliki 98 penampilan serta 37 gol untuk timnas Jepang, termasuk empat gol di tiga Piala Dunia (2010, 2014, 2018).

Pada usia hampir 40 tahun, ia mengungkapkan ambisi pribadi untuk memecahkan rekor Guinness World Record dengan mencetak gol di liga teratas paling banyak negara.

Namun, ia menekankan tujuan utama adalah membantu FC Jurong meraih gelar juara SPL, meski bersaing dengan rival kuat seperti Lion City Sailors dan Tampines Rovers.

Karier klub Honda dimulai di Nagoya Grampus sebelum menjejakkan kaki di Belanda, Rusia, Italia, Meksiko, Australia, Brasil, Azerbaijan, Lithuania, dan Bhutan.

Di VVV-Venlo, ia dijuluki “Keizer” karena peran penting dalam promosi tim ke Eredivisie pada 2009, dan pada 2011 ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Asian Cup.

Ia pernah bermain untuk CSKA Moskow, AC Milan, Pachuca, Melbourne Victory, Botafogo, Neftçi Baku, serta Paro FC di Bhutan pada musim 2024-25.

Selain sebagai pemain, Honda juga melatih tim nasional Kamboja dari 2018 hingga 2023, menambah pengalaman manajerialnya.

Pada 2024 ia mendirikan perusahaan modal ventura X&KSK, yang berhasil mengumpulkan dana sebesar 15 miliar yen dari investor besar termasuk Sumitomo Mitsui Banking.

Keterikatan Honda dengan Singapura dimulai sejak 2015, ketika tim Jepang kalah dari Lions dalam laga kualifikasi Piala Dunia, lalu menang 3-0 pada pertemuan berikutnya.

Sejak 2019, ia rutin berlatih di Jurong East Stadium bersama Albirex, dan pada 2025 ia menyatakan kesiapan bermain di SPL serta berkontribusi pada proyek lokal.

Honda, istrinya, dan tiga anaknya kini menetap di Singapura, dengan satu anaknya berlatih di akademi sepak bola setempat.

Pelatih Albirex, Daisuke Korenaga, menyatakan bahwa kehadiran Honda akan menjadi “landasan tak tergoyahkan” bagi klub yang bertransformasi menjadi FC Jurong.

Korenaga menambahkan, “Kami ingin membangun warisan yang bertahan seratus tahun, dan Honda adalah batu penjuru yang tepat.”

Rekan satu tim, sayap Albirex Nicky Melvin Singh, memuji profesionalisme dan rasa rendah hati Honda, meski sudah lama tidak berkompetisi secara intens.

Singh menilai kemampuan Honda masih berada pada level dunia, dengan visi permainan dua atau tiga langkah lebih maju dibandingkan pemain lain.

Pendukung klub, Amir Hamizan dari Swan Army, menyambut kedatangan Honda sebagai “penandatangan pernyataan” yang dapat meningkatkan citra SPL.

Bahkan kapten Balestier Khalsa, Madhu Mohana, mengakui bahwa kehadiran Honda akan menarik sponsor, penonton, dan meningkatkan standar kompetisi.

Sejarah SPL mencatat beberapa pemain bergengsi yang pernah bergabung, termasuk Monsef Zerka, Lee Kwan-woo, serta mantan bintang Premier League Grant Holt.

Namun, kehadiran Honda menjadi yang paling menonjol karena prestasi internasionalnya dan rencananya mencetak gol di 11 negara berbeda.

FC Jurong kini berada di posisi ketiga klasemen, dan menantikan debut Honda yang dijadwalkan pada awal musim depan.

Jika Honda berhasil membantu tim meraih gelar, hal ini dapat membuka peluang lebih banyak pemain Asia berkarier di liga Asia Tenggara.

Pada akhirnya, kehadiran legenda Jepang ini tidak hanya menambah kualitas kompetisi, tetapi juga menegaskan ambisi Singapura untuk menjadi pusat sepak bola regional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.