Media Kampung – 11 April 2026 | Rosario Central menatap debut grupnya di Copa Libertadores 2026 melawan Independiente del Valle dan harus puas dengan hasil imbang 0-0.
Pertandingan berlangsung di Estadio Gigante de Arroyito, Rosario, dengan keduanya berusaha mengendalikan tempo.
Defensi kedua tim tampak solid, sehingga tidak muncul peluang tembakan jelas ke gawang.
Tim tuan rumah menguasai bola lebih dari setengah pertandingan, namun tidak berhasil menembus pertahanan lawan.
Independiente del Valle mengandalkan serangan balik cepat, namun penyerang utamanya tak mampu memanfaatkan ruang.
Sementara itu, di grup E, Corinthians berhasil mengalahkan Platense 2-0 di Buenos Aires.
Kayke Ferrari membuka skor pada menit 53 setelah menerima umpan terobosan dari Rodrigo Garro.
Yuri Alberto menambah keunggulan pada menit 70, juga berkat bantuan umpan akurat Garro.
Platense hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran dan tidak mengancam gawang Corinthians.
Pelatih Corinthians, Fernando Diniz, menyatakan kepuasan atas performa timnya yang mengendalikan permainan.
Di grup lain, Penarol dan Independiente Santa Fe berakhir imbang 1-1 di Bogota.
Universidad Central meraih kemenangan 3-1 atas Libertad di Venezuela, menambah tekanan pada tim lain.
Hasil tersebut membuat klasemen grup H masih rapat, dengan tiga poin masing‑masing untuk tiga tim.
Rosario Central kini harus meraih tiga poin di laga berikutnya untuk menjaga peluang melaju.
Pelatih Rosario Central menekankan pentingnya meningkatkan efisiensi serangan dalam pertandingan selanjutnya.
Pemain depan Rosario Central belum menunjukkan sinergi yang cukup untuk memecah pertahanan lawan.
Statistik menunjukkan total tembakan kedua tim di bawah sepuluh, dengan penguasaan bola 58% untuk Rosario Central.
Kesimpulannya, Rosario Central harus memperbaiki finishing agar dapat melaju ke fase knockout, sementara grup H menanti aksi lanjutan pada pekan berikutnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan