Media Kampung – 10 April 2026 | Nottingham Forest menangkan pertandingan melawan Tottenham Hotspur pada pekan ke-31 Liga Premier Inggris, mengamankan tiga poin penting dalam perjuangan menghindari degradasi. Kemenangan 1-0 tersebut menambah kepercayaan diri skuad yang baru saja mengatasi krisis poin pada fase awal musim.
Gol tunggal datang pada menit ke-54 melalui serangan balik cepat yang dimanfaatkan oleh striker muda Forest, Chris Wood, meski pemain tersebut masih mengulang kebugaran setelah cedera panjang. Gol tersebut menjadi penentu akhir yang mengunci kemenangan bagi The Forest.
Pertahanan Forest tampil disiplin, menahan serangan Tottenham yang mengandalkan kecepatan sayap. Kiper Stefan Ortega melakukan beberapa penyelamatan penting untuk menjaga gawang tetap bersih.
Setelah kemenangan, Vitor Pereira menegaskan pentingnya konsistensi dalam setiap laga Premier League. “Kami harus tetap fokus pada setiap pertandingan, tidak ada ruang untuk lengah,” ujarnya dalam konferensi pers.
Pereira menekankan perlunya menyeimbangkan kompetisi domestik dan Eropa. “Kita harus mengatur rotasi agar pemain tetap segar di kedua kompetisi,” tambahnya.
Chris Wood kembali fit dan memberikan kontribusi krusial dalam serangan. “Saya senang bisa membantu tim kembali menang,” katanya dengan senyum.
Nuno Espírito Santo, manajer West Ham, menyatakan keinginannya membalas dendam setelah penolakan oleh Forest dan Tottenham. “Saya ingin membalas dendam atas penolakan Forest dan Spurs,” ujar Nuno dalam wawancara.
Nuno menambahkan fokus pada pertandingan melawan Forest di minggu depan. “Kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi mereka,” tambahnya.
Forest menyiapkan lini belakang tiga pemain, termasuk Zach Abbott yang tampil impresif melawan Porto. Abbott bermain selama 120 menit dalam laga Europa League melawan FC Porto.
Abbott dipuji karena stamina dan ketangguhan dalam atmosfer Eropa yang menegangkan. Penampilan Abbott memberi pelatih Pereira pilihan taktis untuk laga selanjutnya.
Laga melawan Tottenham menjadi ujian mental setelah Forest berhasil menahan tekanan di Liga. Statistik menunjukkan kepemilikan bola hampir setara, namun tembakan ke gawang lebih sedikit dari Spurs.
Pemain kunci Tottenham, Harry Kane, hanya mencetak satu peluang mencolok dan gagal mengonversi. Pelatih Tottenham, Ange Postecoglou, mengakui timnya harus meningkatkan penyelesaian akhir.
“Kami harus lebih tajam dalam menyelesaikan peluang,” kata Postecoglou setelah pertandingan. Ia menegaskan pentingnya konsistensi dalam menghadapi tim papan menengah.
Kemenangan ini menempatkan Forest selangkah lebih dekat dari zona aman, dengan 38 poin dan selisih tiga poin dari zona degradasi. Di sisi lain, Tottenham tetap berada di zona aman, namun tekanan tetap ada untuk mengamankan posisi top 6.
Kedepannya, Forest akan bertemu Aston Villa di Liga serta melanjutkan laga Europa melawan Porto. Pereira berharap rotasi pemain dapat menjaga kebugaran dan mengurangi beban jadwal padat.
Pertarungan selanjutnya antara Forest dan West Ham akan menjadi peluang bagi Nuno untuk membuktikan balas dendamnya. Jika Forest berhasil mempertahankan performa, mereka berpotensi mengakhiri musim tanpa terdegradasi.
Secara keseluruhan, hasil melawan Tottenham menegaskan bahwa Forest mampu bersaing di level tertinggi meski berada di papan bawah. Tim kini menatap sisa musim dengan harapan mengukir lebih banyak poin.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan