Media Kampung – 07 April 2026 | Liverpool dan Arsenal bersaing untuk merekrut gelandang muda Portugal, Mateus Fernandes, dengan nilai transfer diperkirakan mencapai £55 juta. Kedua klub telah mengadakan pembicaraan awal dengan West Ham United.

West Ham menegaskan kesiapan menjual pemainnya menjelang musim panas, mengingat situasi keuangan dan ancaman degradasi. Klub London Timur melaporkan kerugian finansial terbesar pada musim 2024/25.

Mateus, 21 tahun, bergabung dengan Premier League pertama kali bersama Southampton pada 2022 sebelum pindah ke West Ham setelah relegasi Saints. Penampilannya di Hammers menunjukkan peningkatan signifikan dalam statistik menyerang dan defensif.

Musim ini ia mencatat 9 kontribusi gol dalam 35 penampilan di semua kompetisi, termasuk 5 assist. Akurasi operannya mencapai 88 persen serta rata-rata 5,5 duel, 2,8 tekel, dan 5 perolehan bola per pertandingan.

Statistik tersebut membuatnya menjadi target bagi beberapa klub papan atas Eropa. Selain Liverpool dan Arsenal, Manchester United juga menaruh minat kuat.

Kapten United, Bruno Fernandes, menyatakan bahwa Mateus dapat menjadi penggantinya di lini tengah setelah Casemiro pergi secara gratis pada akhir Juni. Bruno menambahkan bahwa klub siap mengeluarkan hingga £80 juta untuk pemain bertaraf bintang.

Namun, United juga mempertimbangkan opsi pemain kedua dengan biaya lebih terjangkau, mengingat adanya klausul pelepasan rendah pada kontrak Mateus. Jika West Ham tetap bertahan di Liga Primer, nilai transfer dapat naik.

Pihak West Ham mengonfirmasi adanya klausul pelepasan yang dapat diaktifkan jika klub terdegradasi, yang dapat menurunkan harga menjadi sekitar £40 juta. Klausul tersebut menjadi faktor penentu dalam negosiasi.

Liverpool, yang baru saja gagal melaju di FA Cup, berencana memperkuat lini tengah untuk menutup kekosongan setelah penjualan atau lepasnya beberapa pemain. Klub Anfield menilai Mateus cocok dengan gaya permainan mereka yang mengutamakan penguasaan bola.

Arsenal juga melaporkan ketertarikan pada gelandang tersebut, namun belum ada pertemuan resmi dengan perwakilan West Ham. Kedua klub Premier League bersaing ketat untuk mengamankan talenta muda berusia 21 tahun itu.

Di sisi lain, West Ham berusaha mempertahankan posisi mereka di Liga Primer untuk menghindari kerugian finansial lebih lanjut. Klub menilai Mateus sebagai aset penting dalam upaya melawan degradasi.

Jika penjualan terjadi, uang masuk akan membantu menyeimbangkan neraca keuangan klub dan memungkinkan reinvestasi pada pemain lain. Namun, kehilangan gelandang kreatif dapat memperlemah peluang mereka bertahan.

Sementara itu, pasar transfer musim panas diprediksi akan menjadi salah satu yang paling dinamis dalam dekade terakhir, dengan beberapa klub Inggris bersaing untuk pemain muda berbakat. Transfer Mateus dapat menjadi salah satu headline utama.

Pihak agen pemain mengonfirmasi bahwa pembicaraan sudah mencapai tahap awal dan tidak ada keputusan final. Semua pihak menunggu hasil akhir dari pertemuan resmi antara klub-klub yang bersangkutan.

Pada akhirnya, keputusan akhir akan bergantung pada hasil kompetisi West Ham di sisa musim dan kemampuan finansial klub pembeli. Mateus Fernandes tetap menjadi sorotan utama dalam pergerakan pasar transfer musim panas mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.