Media Kampung – 07 April 2026 | Benfica gagal memanfaatkan kesempatan di Rio Maior, imbang 1-1 melawan Casa Pia pada pertandingan ke-28 Liga Portugal Betclic.

Gol pembuka datang lewat Richard Rios pada menit ke-68, memanfaatkan serangan dari sisi kanan.

Delapan menit kemudian, Rafael Brito menyamakan kedudukan bagi Casa Pia pada menit ke-78.

Hasil tersebut membuat Benfica tetap di posisi tiga dengan 66 poin, tertinggal tujuh poin dari pemimpin FC Porto.

Sporting menempati peringkat kedua dengan dua poin di belakang Porto dan satu poin di atas Benfica.

Casa Pia tetap berada di peringkat 16 dengan 25 poin, menyamai Nacional namun memiliki satu pertandingan lebih sedikit.

Kedua tim melakukan empat perubahan pada susunan pemain.

Benfica menurunkan Antonio Silva, Otamendi, Lukebakio, dan Rafa yang kembali setelah absen.

Di Casa Pia, Pedro Rosas memulai sebagai starter, sementara David Sousa, Iyad Mohamed, dan Tiago Morais kembali ke sebelah kanan.

Pertandingan dimulai dengan tekanan tinggi dari Benfica yang menguasai bola sebesar 82 persen.

Namun serangan mereka belum menghasilkan peluang nyata hingga fase kedua babak pertama.

Rios menembak dari luar kotak penalti, namun bola melenceng dan diselamatkan oleh kiper Trubin.

Pada menit ke-27, David Sousa secara tidak sengaja menabrak gawangnya sendiri, menambah tekanan pada Casa Pia.

Setelah jeda, Pavlidis menciptakan peluang bagi Rafa, namun tembakan meleset dan menyentuh tiang gawang.

Pada menit 48, Prestianni menggantikan Lukebakio, memberikan kecepatan di sisi sayap kanan.

Rios kembali menerima umpan silang, menukikkan kepala ke arah gawang dan menambah keunggulan Benfica.

Gol itu bertahan selama sepuluh menit sebelum Brito menembus pertahanan dan mengirim bola ke sudut gawang Casa Pia.

Usaha Benfica untuk memulihkan keunggulan tidak membuahkan hasil, serangan terakhir diblokir oleh pertahanan Casa Pia.

Mourinho mengaku kecewa, “Kita kehilangan peluang menjadi juara bila tidak memanfaatkan kemenangan ini.”

Pacheco menambahkan, “Kemenangan melawan tim seperti Casa Pia akan terasa adil bagi kami.”

Pertandingan ini merupakan balasan dari pertemuan pertama di Estádio da Luz yang berakhir imbang 2-2 pada awal musim.

Kedua tim kini menatap jadwal berikutnya, Benfica berusaha mengejar Porto sementara Casa Pia berjuang menghindari zona degradasi.

Statistik menunjukkan Benfica mencatat 9 tembakan, namun hanya satu yang berhasil menjadi gol.

Casa Pia mencatat tiga tembakan tepat sasaran, menunjukkan efisiensi dalam serangan balik.

Dengan hasil ini, kompetisi tetap ketat, dan tiga tim teratas masih bersaing ketat untuk gelar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.