Media Kampung – 06 April 2026 | Bali United kembali ke jalur kemenangan dengan mengalahkan PSBS Biak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada 6 April 2026, mengumpulkan 36 poin dari 26 pertandingan dan menempati posisi sepuluh klasemen.

Tim tuan rumah menguasai permainan sejak awal, namun peluang pertama mereka belum berhasil, termasuk tembakan Muhammad Rahmat yang memantul dari tiang gawang.

Pada menit ke-27, Ricky Fajrin melakukan pelanggaran terhadap Thobias Solossa, memicu tendangan penalti yang berhasil dieksekusi Hassan Nader setelah usaha pertama kiper Mike Hauptmeijer menepis bola.

Tujuh menit kemudian, Diego Campos mengirimkan umpan silang yang dimanfaatkan Teppei Yachida untuk menyamakan kedudukan dari dalam kotak penalti.

Tak lama setelah itu, Joao Ferrari mencetak gol pembuka bagi Bali United dengan memanfaatkan kelalaian pertahanan PSBS, mengubah skor menjadi 2-1.

Babak pertama usai dengan keunggulan satu gol untuk Bali United setelah serangkaian serangan balasan dari kedua tim.

Di babak kedua, Bali United meningkatkan intensitas serang, dan Ferrari menambah gol keduanya lewat sundulan dari situasi bola mati, memperlebar keunggulan menjadi 3-1.

Ferrari kemudian menyelesaikan brace-nya dengan gol ketiga pada menit ke-49, menegaskan dominasi serangan Bali United.

Diego Campos menambahkan gol kelimanya setelah menerima umpan dari Rahmat Arjuna, menjadikan skor 5-1.

Jordy Bruijn mencetak gol keenam dengan dukungan dari Irfan Jaya, memperbesar jarak skor.

Pada waktu tambahan, Boris Kopitovic menutup pesta gol dengan gol ketujuh, mengukuhkan hasil akhir 6-1.

Kemenangan ini menambah tiga poin bagi Bali United, mengangkat total poin mereka menjadi 36 dan menempatkan mereka di posisi kesepuluh klasemen sementara.

Sementara itu, PSBS Biak tetap berada di dasar tabel dengan 18 poin, memperparah ancaman degradasi mereka.

Pelatih Johnny Jansen memuji ketahanan timnya setelah terpaksa mengejar ketertinggalan, menyatakan respons cepat menunjukkan karakter yang kuat.

Pelatih PSBS Biak menyampaikan kekecewaan atas keputusan penalti serta ketidakmampuan menahan serangan beragam Bali United.

Pertandingan ini menampilkan enam pencetak gol berbeda dari Bali United, menandakan kedalaman serangan yang dimiliki klub.

Pengamat menilai hasil tersebut sebagai sinyal bahwa Bali United berpotensi bersaing di posisi lebih tinggi bila konsistensi terjaga, meski masih perlu memperbaiki pertahanan.

Jadwal selanjutnya akan menuntut Bali United memanfaatkan momentum ini, sementara PSBS Biak harus mencari poin untuk menghindari zona degradasi.

Suasana stadion tetap meriah sepanjang laga, dengan suporter lokal memberikan dukungan penuh pada setiap gol yang tercipta.

Secara keseluruhan, kemenangan 6-1 memperkuat posisi kompetitif Bali United di musim 2025/2026 BRI Super League.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.