Media Kampung – 06 April 2026 | Pengundian semifinal Piala FA musim 2025/2026 mempertemukan Manchester City melawan Southampton, serta Chelsea melawan Leeds United.

Semua laga dijadwalkan berlangsung di Stadion Wembley pada 25 dan 26 April mendatang.

Manchester City melaju ke babak semifinal setelah mengalahkan Liverpool dengan skor 4-0 pada perempat final.

Erling Haaland mencetak hat‑trik, sementara Antoine Semenyo menambah satu gol untuk mempertegas kemenangan City.

Southampton menorehkan kejutan dengan menyingkirkan Arsenal lewat kemenangan 2-1 di St Mary’s Stadium.

Keberhasilan itu menunjukkan kemampuan Southampton untuk mengatasi tim besar dalam situasi tekanan tinggi.

Leeds United menembus semifinal setelah mengalahkan West Ham United lewat adu penalti 4‑2 setelah dua pertemuan berakhir 2‑2.

Keberhasilan ini menandai kembalinya Leeds ke semifinal Piala FA pertama kalinya sejak 1987, hampir empat dekade.

Chelsea menyiapkan diri setelah mencatat kemenangan telak 7‑0 atas Port Vale pada perempat final.

Performanya yang konsisten menjadikan Chelsea salah satu favorit kuat untuk melaju ke final.

Jika hasilnya sesuai, final dapat mempertemukan dua raksasa Inggris, yakni Manchester City dan Chelsea.

Pep Guardiola menyatakan bahwa skuadnya bertekad menambah koleksi trofi FA Cup ketiga dalam kariernya.

Manajer Chelsea menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dan menghindari kesalahan di Wembley.

Pelatih Leeds menekankan bahwa semangat underdog akan menjadi senjata utama melawan tim berpengalaman.

Kapten Southampton menambahkan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Arsenal dan berharap melanjutkan performa.

FA Cup tahun ini tidak lagi menggunakan sistem replay, semua pertandingan diselesaikan dalam satu leg.

Jadwal resmi semifinal menetapkan pertandingan City‑Southampton pada 25 April, sementara Chelsea‑Leeds pada 26 April.

Stadion Wembley, dengan kapasitas 90.000 penonton, kembali menjadi panggung utama kompetisi domestik tersebut.

Manchester City dan Chelsea masing‑masing telah mengumpulkan delapan trofi FA Cup dalam sejarah klub.

Leeds United belum pernah memenangkan FA Cup, sementara Southampton terakhir meraih gelar pada 1976.

Taktik City diprediksi akan menitikberatkan pada serangan cepat dan tekanan tinggi.

Southampton kemungkinan akan mengandalkan pertahanan disiplin dan serangan balik cepat.

Chelsea diperkirakan akan mengandalkan kontrol bola dan variasi serangan melalui sayap.

Leeds United diharapkan menerapkan intensitas fisik serta permainan langsung untuk mengganggu ritme Chelsea.

Hasil semifinal akan berpengaruh pada momentum masing‑masing tim di Liga Premier yang masih berjalan.

Pertandingan semifinal akan disiarkan secara langsung oleh jaringan televisi nasional tanpa tautan eksternal.

Keamanan di Wembley telah dipersiapkan dengan peningkatan kontrol penonton dan layanan transportasi.

Kejutan tetap mungkin terjadi mengingat catatan Southampton dan Leeds yang berhasil menyingkirkan lawan kuat.

Pemain yang patut diperhatikan antara lain Haaland, Rayan Cherki, Jack Harrison, dan Kyle Walker‑Peacock.

FA Cup tetap menjadi kompetisi yang memberikan kesempatan bagi tim dari semua tingkatan untuk bersaing di panggung nasional.

Keputusan FA untuk mempertahankan format satu leg pada semifinal menambah tekanan bagi semua tim.

Final Piala FA dijadwalkan pada 16 Mei di Wembley, mempertemukan pemenang kedua semifinal.

Dengan dua pertandingan semifinal yang menjanjikan, para penggemar sepak bola Indonesia menantikan aksi dramatis di tanah Inggris.

Semua tim kini bersiap untuk menampilkan penampilan terbaik mereka di panggung paling bergengsi dalam sepak bola domestik.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.