Media Kampung – 06 April 2026 | Persebaya Surabaya meraih kemenangan tipis 1-0 melawan Persita Tangerang pada laga Liga 1 yang digelar di Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4/2026). Gol tunggal datang dari penyerang asal Kolombia, Francisco Rivera, pada menit ke-61.

Gol tersebut membuka keunggulan Green Force setelah serangkaian peluang kedua tim belum menghasilkan angka. Rivera memanfaatkan umpan terobosan Catur Pamungkas dan menaklukkan kiper Persita.

Keberhasilan tim asal Surabaya dipengaruhi oleh perubahan taktik yang diterapkan pelatih Bernardo Tavares pada jeda babak pertama. Ia menukar posisi Pedro Matos dan Riyan untuk menambah variasi serangan.

Perubahan itu terbukti efektif, karena dalam waktu satu menit setelahnya Rivera mencetak gol penentu. Tavares menyatakan keputusan tersebut memberi ruang bagi pemain sayap untuk menyerang lebih lepas.

Di lini pertahanan, bek asal Makedonia, Risto Mitrevski, tampil konsisten sepanjang pertandingan. Ia dinobatkan sebagai pemain terbaik dan menjadi faktor kunci menahan serangan Persita.

Mitrevski menegaskan pentingnya kerja sama tim dan disiplin mental dalam mengatasi tekanan lawan. “Kami fokus pada tugas masing‑masing dan menjaga konsentrasi,” ujarnya dalam wawancara pasca laga.

Persita Tangerang sempat mengendalikan penguasaan bola pada fase awal babak pertama, namun gagal memanfaatkan peluang bola mati. Tendangan bebas yang dirancang tak menghasilkan gol.

Jefferson Silva menambah tekanan lewat tembakan keras pada menit ke-57, namun bola melenceng tipis dari target. Kedua tim tetap berjuang tanpa mencetak gol hingga akhir babak pertama.

Babak kedua dimulai dengan intensitas lebih tinggi dari kedua belah pihak. Persebaya meningkatkan tekanan melalui serangan sayap, sementara Persita berusaha menahan serangan balik.

Pada menit ke‑60, Tavares menegaskan perubahan taktik secara verbal kepada para pemain, menekankan pergerakan tanpa bola. Hal itu memicu pergerakan cepat Rivera menuju kotak penalti.

Setelah gol tercipta, tempo pertandingan meningkat dan Persita mencoba menyeimbangkan kembali. Namun pertahanan Persebanya tetap solid, dipimpin Mitrevski.

Pelatih Tavares menilai mental tim menjadi faktor penentu kemenangan. “Kami berhasil mengubah mindset, menjadi lebih percaya diri dan tidak gentar menghadapi tekanan,” katanya.

Kemenangan ini menambah tiga poin penting bagi Persebaya, yang sebelumnya mengalami hasil negatif. Poin tersebut mengembalikan posisi mereka di papan klasemen menengah.

Persita Tangerang, di sisi lain, harus mengevaluasi kekurangannya terutama dalam penyelesaian peluang. Tim asuhan mereka tetap bertekad memperbaiki performa di laga berikutnya.

Penampilan Rivera, Mitrevski, dan strategi Tavares mendapat pujian dari para pengamat sepak bola lokal. Mereka menilai kombinasi antara taktik fleksibel dan kedisiplinan mental menjadi kunci utama.

Dengan hasil ini, Persebaya beranjak lebih mantap menjelang sisa kompetisi, sementara Persita berusaha bangkit kembali. Pertandingan menegaskan pentingnya konsistensi dan kerja tim dalam meraih tiga poin.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.