Media Kampung – 06 April 2026 | Athletic Club wanita berhasil mengamankan tiga poin penting setelah mengalahkan Levante UD dalam laga penutup pekan.
Pertandingan berlangsung di Ciudad Deportiva de Buñol dengan hanya 500 penonton hadir.
Levante yang berada di posisi terbawah klasemen berjuang keras untuk menghindari degradasi.
Tim tuan rumah mengandalkan formasi agresif sejak menit pertama, menekan lini tengah Athletic.
Javi Lerga, pelatih Athletic, menyaksikan pertandingan dari tribun karena sanksi yang dijatuhkan.
Serangan awal Levante dipimpin oleh Elexpuru yang mengirimkan umpan ke Sara Ortega di sisi kanan.
Ortega kemudian memberikan bola kepada Clara Pinedo, yang menyiapkan tendangan silang ke dalam kotak penalti.
Penedang Valero mengeksekusi sundulan, memaksa kiper Levante, Inés Coronado, melakukan penyelamatan.
Poin penting tercipta pada menit ke-92 ketika Ane Campos mencetak gol kemenangan.
Gol datang setelah serangan balik cepat, dengan Pinedo mengirimkan bola ke dalam area dan Campos menyiapkan tembakan.
Gol tersebut memberi Athletic keunggulan 1-0 di waktu tambahan pertandingan.
Kiper Levante terus berjuang, melakukan beberapa penyelamatan krusial menjelang akhir laga.
Levante menanggapi dengan mengganti beberapa pemain pada menit ke-68, termasuk masuknya Le Guilly.
Pengganti lainnya termasuk Inés yang masuk menggantikan Nanclares di lini pertahanan.
Athletic menambah tekanan dengan memasukkan Vilariño pada menit ke-78 menggantikan Ortega.
Substitusi ini meningkatkan kecepatan sayap kanan dan membuka ruang bagi serangan selanjutnya.
Wasit pertandingan, Eugenia Gil Soriano, memberikan kartu kuning kepada Inés dan Landaluze.
Landaluze, pemain tengah Athletic, dihukum karena pelanggaran keras di tengah lapangan.
Setelah gol, Levante berusaha mengejar hasil imbang, namun serangan mereka tidak efektif.
Gol terakhir Levante, jika ada, tidak tercatat dalam laporan resmi pertandingan.
Ane Campos, pencetak gol, mengungkap kebahagiaan atas kemenangan timnya.
“Kami berjuang hingga menit terakhir dan berhasil meraih tiga poin,” ujar Campos singkat.
Kemenangan ini mengangkat posisi Athletic ke peringkat menengah klasemen.
Sementara Levante tetap berada di zona degradasi, menambah tekanan pada manajemen klub.
Pelatih Levante diharapkan mengevaluasi performa tim menjelang pertandingan berikutnya.
Statistik menunjukkan penguasaan bola hampir seimbang antara kedua tim.
Namun, akurasi tembakan Athletic sedikit lebih tinggi, berkontribusi pada hasil akhir.
Penonton yang hadir memberikan dukungan suara, meski jumlah mereka terbatas.
Stadion buñol tetap terjaga kebersihan dan keamanan selama pertandingan.
Hasil ini menambah total poin Athletic menjadi tujuh pada tahap ke-25 Liga F.
Levante, dengan poin kurang dari lima, harus memenangkan beberapa laga berikutnya untuk selamat.
Kompetisi Liga F terus menjadi ajang persaingan ketat antara klub-klub tradisional dan baru.
Para pemain menunjukkan semangat sportivitas tinggi, meski tekanan klasemen semakin berat.
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Athletic menjelang akhir musim.
Tim kini berfokus pada persiapan taktik untuk menghadapi lawan berikutnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan