Media Kampung – 06 April 2026 | Persib Bandung berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Semen Padang pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu 5 April 2026, sehingga memperkuat kepemimpinan klasemen dengan total 61 poin. Kemenangan tersebut menambah jarak empat poin dari pesaing terdekat, Borneo FC.
Gol pertama tercipta pada menit ke-31 ketika Ramon ‘Tanque’ De Andrade Souza memanfaatkan umpan silang dari Berguinho dan menembak ke sudut gawang lawan. Gol balasan datang pada menit ke-70 lewat kerja sama cepat antara Tanque dan Thom Haye, yang menutup skor 2-0.
Pelatih Persib, Bojan Hodak mengakui fase awal 20‑30 menit pertama berlangsung berat karena cuaca panas dan kelembapan tinggi serta tekanan intens dari pendukung Semen Padang. Ia menilai tim belum dapat menguasai ritme permainan sampai gol pertama mengubah dinamika pertandingan.
Setelah mencetak gol pembuka, Persib meningkatkan penguasaan bola, menekan lini pertahanan lawan dan menciptakan sejumlah peluang tambahan meski beberapa tembakan masih belum tepat sasaran. Hodak menilai tim berhasil menyesuaikan taktik serangan balik untuk memanfaatkan ruang yang diberikan oleh Semen Padang yang mulai terbuka.
Menurut Hodak, setiap pertandingan pertama setelah jeda kompetisi biasanya tidak menunjukkan performa optimal, sehingga ia berharap tim dapat meningkatkan kualitas permainan pada laga selanjutnya. Dia menekankan pentingnya konsistensi dan peningkatan individu, khususnya pemain kunci seperti Marc Klok.
Dengan hasil ini Persib mengumpulkan 61 poin dari 26 pertemuan, memimpin klasemen sementara dan mengamankan posisi teratas dalam BRI Super League musim ini. Sementara Semen Padang tetap berada di peringkat 17, berjuang menghindari zona degradasi.
Hodak menyebut sembilan pertandingan tersisa sebagai ‘final’ yang harus dimenangkan, menegaskan bahwa gelar juara bergantung pada kemampuan tim sendiri, bukan pada hasil kompetitor lain. Pernyataan tersebut ia sampaikan sebagai strategi psikologis untuk menumbuhkan mentalitas pemenang tanpa kompromi.
Ia juga mengingatkan bahwa faktor perjalanan dan perbedaan iklim, seperti suhu lebih tinggi dan kelembapan di Padang dibanding Bandung, menjadi tantangan tambahan yang harus diatasi terutama pada menit-menit awal setiap laga tandang. Menurutnya, kesiapan fisik dan adaptasi mental menjadi kunci untuk mempertahankan performa tinggi.
Stadion Haji Agus Salim dipadati puluhan ribu suporter Semen Padang, menciptakan atmosfer yang menegangkan bagi tim tamu, namun Persib tetap fokus pada taktik dan tidak terpengaruh oleh sorakan lawan. Kehadiran suporter tersebut justru memicu pemain Persib untuk meningkatkan intensitas kerja keras di lapangan.
Kemenangan ini menegaskan dominasi Persib di puncak klasemen dan memberikan momentum penting menjelang sisa musim yang krusial. Tim bertekad menjaga konsistensi, mengumpulkan poin maksimal, dan mengamankan gelar juara BRI Super League 2025/2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan