Media Kampung – 06 April 2026 | Jack Wilshere, mantan pemain Arsenal, menyatakan Max Dowman layak masuk skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026. Pernyataan itu muncul menjelang pemilihan akhir Thomas Tuchel.

Dowman, 16‑tahun, muncul sebagai penyerang muda Arsenal yang mencetak gol penentu kemenangan 2‑0 melawan Everton dan mencatat rekor gol termuda di Premier League.

Pada laga internasional U‑19, ia mencetak gol ke‑6 melawan Portugal, menjadikannya pencetak gol termuda dalam sejarah tim junior Inggris.

Penampilan tersebut meningkatkan tekanan pada pelatih Arsenal untuk memberi lebih banyak menit bermain, meski ia baru mencatat tujuh penampilan di tim utama.

Wilshere menilai bakat Dowman setara atau melampaui kemampuan dirinya ketika masih remaja, dan menegaskan bahwa Spanyol tidak akan ragu mengangkat pemain sepertinya.

“Saya menelepon ayah saya dan berkata, ‘Ayah, lihatlah anak ini, dia lebih baik dari saya’,” ujar Wilshere dalam wawancara dengan The Telegraph.

Ia menambahkan, “Jika Spanyol dapat mengangkatnya, Inggris seharusnya tidak menahan.” Pernyataan itu mempertegas dukungan publik terhadap Dowman.

Mantan striker Michael Owen mengingatkan bahwa Dowman harus konsisten mencetak gol dan tampil di hampir semua pertandingan sebelum dipertimbangkan.

Theo Walcott menyoroti pentingnya perkembangan mental, mengingat tekanan pada pemain muda yang masih beranjak dewasa.

Thomas Tuchel, pelatih timnas, mengakui ia memantau perkembangan Dowman dan menilai keberanian pemain muda dapat menambah dinamika tim.

“Kami selalu memiliki opsi memanggilnya, terutama mengingat keberanian yang dimiliki pemain muda,” kata Tuchel dalam konferensi pers.

Namun Tuchel menegaskan belum ada keputusan pasti, mengingat risiko menambah beban pada pemain berusia 16 tahun.

Di luar Arsenal, mantan rekan United James Nolan memuji Dowman sebagai “bakat istimewa” yang dapat bersaing dengan pemain seperti Lamine Yamal.

Nolan menyebut bahwa Dowman memiliki kombinasi kecepatan, teknik, dan ketajaman akhir yang jarang ditemui pada usia tersebut.

Ia menambahkan, “Saya pernah melawan Yamal; Dowman meniru gaya bermainnya, namun dengan keunikan tersendiri,” sambil mengingatkan pentingnya pembinaan berkelanjutan.

Akademi Arsenal mengonfirmasi bahwa Dowman telah berlatih bersama tim senior sejak usia 13 tahun, dipandu langsung oleh Wilshere sebagai mentor.

Keberhasilan debutnya pada Desember lalu, di mana ia mencetak gol penutup di menit akhir, menambah kepercayaan diri manajer Mikel Arteta.

Arsenal tetap berfokus pada pengembangan Dowman sambil menjaga keseimbangan antara eksposur di liga dan kompetisi internasional junior.

Jika terpilih, Dowman akan menjadi pemain termuda yang pernah masuk skuad Piala Dunia Inggris, menandai era baru bagi generasi muda.

Pada akhirnya, keputusan akhir tetap berada di tangan Tuchel, namun tekanan publik dan dukungan dari figur senior semakin memperkuat peluang Dowman.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.