Media Kampung – 05 April 2026 | Wellington Phoenix berhasil mengalahkan Melbourne Victory 1-0 pada laga putaran 23 A-League musim 2025/26. Gol penentu datang di menit akhir melalui tendangan Sander Kartum.

Kemenangan ini menandai kemenangan tandang pertama Phoenix di AAMI Park dalam sembilan tahun terakhir. Sebelumnya klub belum meraih kemenangan di stadion tersebut sejak 2017.

Hasil tersebut mengangkat Wellington Phoenix ke posisi ketujuh klasemen dengan 31 poin. Mereka kini selisih satu poin dari Macarthur yang berada di zona playoff.

Tim masih tergantung pada hasil pertandingan Melbourne City dan Central Coast Mariners pada hari Selasa. Jika kedua lawan tersebut kalah, Phoenix dapat melampaui salah satu dari mereka.

Gol Kartum muncul setelah umpan silang Ifeanyi Eze mengenai pemain belakang gawang. Kartum menepuk bola di tiang kiri dan mengamankan poin penting.

Ini adalah gol kedua Kartum musim ini. Pemain asal Norwegia sebelumnya mencetak gol pada laga melawan Perth Glory.

Interim manager Chris Greenacre memuji semangat juang timnya setelah kemenangan. “Kami berkomitmen memberikan yang terbaik untuk masuk enam besar,” ujarnya.

Greenacre menambahkan bahwa tidak ada tim yang dapat membantu mereka secara otomatis. “Kami harus menggali lebih dalam dan menampilkan permainan yang bagus,” kata dia.

Phoenix telah memenangkan tiga pertandingan beruntun, pertama mengalahkan Brisbane Roar 2-1. Laga berikutnya mereka menumpaskan Perth Glory 2-0.

Serangkaian kemenangan ini terjadi setelah klub memutuskan hubungan dengan Giancarlo Italiano. Keputusan tersebut diambil usai kekalahan 5-0 melawan Auckland FC pada Februari.

Greenacre mengambil alih sebagai pelatih sementara dan mengumpulkan 10 poin dari 15 yang tersedia. Performa tersebut menghidupkan harapan masuk playoff di akhir musim.

Manajer interim belum mengetahui apakah ia akan diberi kontrak permanen. “Saya berharap bisa tetap di kursi ini, tetapi saya fokus pada pekerjaan hari ini,” katanya.

Statistik menunjukkan Phoenix hanya meraih tiga kemenangan dalam 39 pertemuan di AAMI Park. Rekor tersebut menambah beban psikologis pada pemain.

Tim Melbourne Victory gagal memanfaatkan keunggulan di kandang. Mereka tidak mampu menciptakan peluang berbahaya di paruh pertama.

Pertandingan berjalan seimbang hingga menit ke-86 ketika gol terjadi. Keputusan wasit tidak memicu kontroversi.

Setelah gol, Phoenix merayakan dengan semangat di lapangan. Foto menunjukkan pemain mengangkat tangan bersama.

Kedatangan Melbourne City pada minggu depan menjadi tantangan berikutnya. Greenacre mengaku tim akan terus menyerang dengan cara yang sama.

Jadwal sisa musim menampilkan pertemuan melawan Western Sydney Wanderers di Christchurch. Laga terakhir melawan Macarthur di Sydney akan menjadi penguji akhir.

Keberhasilan Phoenix menambah tekanan pada rival lain di zona playoff. Tim lain harus meningkatkan hasil untuk mengamankan posisi.

Bagi pendukung Phoenix, kemenangan ini mengakhiri penantian panjang. Mereka menantikan peluang masuk putaran akhir kompetisi.

Di sisi lain, Melbourne Victory harus mengevaluasi taktiknya setelah kekalahan. Kekalahan ini menurunkan mereka ke posisi delapan klasemen.

Dengan sisa pertandingan yang menegangkan, kedua tim masih memiliki peluang untuk mengubah posisi masing-masing. Musim A-League masih jauh dari selesai.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.