Media Kampung – 05 April 2026 | PSV mengukuhkan status tak resmi sebagai juara Eredivisie setelah mengalahkan FC Utrecht 4‑3 di Philips Stadion. Gol penentu datang di menit tambahan, menambah 4‑3 dan mengamankan tiga poin krusial.

Pertandingan dimulai dengan keunggulan Utrecht melalui Artem Stepanov pada menit ketiga. Gjivai Zechiël menambah keunggulan menjadi 0‑2 pada menit keduabelas.

Ismael Saibari memperkecil jarak menjadi 1‑2 pada menit ke‑21 dan kembali menyamakan kedudukan 2‑2 pada menit ke‑49.

Guus Til menorehkan gol ketiga bagi PSV pada menit ke‑52, membawa tim unggul 3‑2. Gol tersebut memicu sorakan penonton di tribun belakang.

Jesper Karlsson menanggapi cepat dengan gol penyama pada menit ke‑82, mengembalikan pertandingan menjadi 3‑3.

Di tambahan waktu, Couhaib Driouech menemukan jaringan gawang pada menit ke‑94, memastikan kemenangan 4‑3 untuk PSV.

Kekalahan ini memperparah kekecewaan Utrecht, terutama setelah mereka hampir memimpin sepanjang pertandingan.

Cedera pada pemain sayap PSV, Jorrit Schouten, membuatnya absen dari perayaan di lapangan.

Pelatih PSV, Peter Bosz, memuji ketangguhan timnya dalam mengatasi tekanan dan menegaskan pentingnya kemenangan bagi target musim.

Pelatih Utrecht, René Hake, mengakui kegagalan bertahan di menit‑menit akhir dan menekankan perlunya perbaikan defensif.

Penjaga gawang Utrecht, Vasilios Barkas, menjadi sorotan media sosial setelah kesalahan di akhir pertandingan.

Beberapa akun media sosial menyebutkan dugaan match‑fixing, meski belum ada bukti resmi.

Jurnalis Jeroen Kapteijns menilai Driouech sebagai penentu utama, sekaligus mengkritik performa Barkas yang dianggap lemah.

Dengan tiga poin ini, PSV menutup putaran ke‑29 dengan selisih lima poin dari rival terdekat, memperkuat posisi puncak klasemen.

Kemenangan tersebut menandai gelar pertama PSV sejak musim 2022‑23, mengembalikan kejayaan klub di Liga Belanda.

Suasana di stadion dipenuhi sorakan ribuan pendukung PSV, yang menyambut gol terakhir dengan teriakan jubilation.

Bagi Utrecht, dukungan penonton tetap setia meski hasil akhir mengecewakan, menunggu perbaikan di laga berikutnya.

Keberhasilan ini memberikan dorongan moral bagi skuad PSV menjelang tiga pertandingan terakhir musim ini.

Utrecht kini harus berjuang mengumpulkan poin melawan tim tengah klasemen untuk tetap bersaing dalam perebutan tempat Eropa.

Pertandingan berakhir dengan PSV mengukir kemenangan dramatis dan mengukuhkan dirinya sebagai juara tak resmi Eredivisie, sementara Utrecht bertekad bangkit kembali.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.