Media Kampung – 04 April 2026 | Persiku Kudus berhasil meraih tiga poin penting setelah mengalahkan Kendal Tornado FC dengan skor 1-0 pada laga pekan ke-23 Pegadaian Championship 2025/2026.
Pertandingan berlangsung di Stadion Wergu Wetan, Kudus, pada Sabtu 4 April 2026, dan diwarnai oleh serangan cepat kedua tim sejak menit awal.
Serangan pertama Persiku muncul pada menit ke-4 ketika Igor Henrique mencoba sundulan dari tendangan bebas, namun bola melambung tipis di atas mistar gawang.
Kendal Tornado membalas dengan tekanan melalui Ibnu Hajar dan Kushedya Hari Yudho, namun tidak berhasil memecah kebuntuan pada babak pertama.
Menjelang akhir babak pertama, Igor Henrique kembali menyiapkan peluang lewat sundulan dari pojok, namun masih belum tepat sasaran sehingga skor tetap 0-0.
Setelah jeda istirahat, Persiku meningkatkan intensitas serangan dan pada menit ke-53 Igor Henrique menembus pertahanan lawan dengan sundulan tajam, mencetak gol penentu.
Gol tersebut memberi keunggulan bagi Macan Muria dan memaksa Kendal Tornado meningkatkan tempo permainan untuk mengejar poin.
Pada menit ke-62, Ibnu Hajar hampir menyamakan kedudukan lewat sundulan, namun kiper Riki Pambudi berhasil menangkis bola dengan sigap.
Usaha persenjataan ofensif Kendal berlanjut pada menit ke-68 ketika wasit menolak permintaan penalti setelah pemeriksaan VAR menyatakan pelanggaran berada di luar kotak penalti.
Kushedya Hari Yudho menembus pertahanan Persiku pada menit ke-81, mengirimkan umpan berbahaya, namun tidak menghasilkan gol tambahan.
Sepanjang sisa pertandingan, kedua tim tetap berusaha menciptakan peluang, namun pertahanan masing-masing tetap kokoh.
Pelatih Persiku, Anggun Puspitonigrum, mengungkapkan bahwa rasa kekeluargaan dalam tim semakin meningkat, memudahkan koordinasi dan konsistensi taktik.
Dia menambahkan bahwa keberhasilan gol Igor Henrique merupakan hasil kerja keras seluruh skuad, bukan sekadar keberuntungan individu.
Sementara itu, pelatih Kendal Tornado, Ansyari Lubis, mengakui performa lawan lebih tajam di babak kedua dan menilai timnya belum mampu mengeksekusi peluang secara efektif.
Kendala utama Kendal, menurut Ansyari, terletak pada transisi cepat dari pertahanan ke serangan yang belum optimal.
Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Persiku menguasai penguasaan bola sekitar 55 persen, dengan total tembakan ke gawang berjumlah tiga.
Kendal Tornado mencatat dua tembakan ke arah gawang, namun keduanya berhasil dipatahkan oleh kiper Riki Pambudi.
Keberhasilan Persiku turut memperkuat posisi mereka di klasemen grup, menempel pada barisan teratas dan menambah tekanan pada pesaing lain.
Kendal Tornado tetap berada di zona tengah klasemen, namun kekalahan ini menurunkan peluang mereka untuk bersaing dalam promosi ke kasta tertinggi.
Hasil ini juga menegaskan bahwa Igor Henrique kini menjadi penentu utama dalam serangan Persiku, dengan gol ke-19 di musim ini.
Pengamat sepak bola menilai bahwa konsistensi pertahanan Persiku dan kemampuan memanfaatkan peluang dari situasi bola mati menjadi faktor kunci kemenangan.
Dengan kemenangan ini, Persiku Kudus memastikan tiga poin tambahan dan menegaskan ambisinya untuk melaju ke posisi terdepan grup.
Kendal Tornado harus memperbaiki efisiensi serangan serta mengoptimalkan strategi transisi jika ingin kembali bersaing di pekan-pekannya berikutnya.
Pertandingan berakhir tanpa insiden besar, menutup babak pekan ke-23 dengan catatan persaingan ketat dalam Pegadaian Championship.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan