Media Kampung – 03 April 2026 | UD Almería menelan kekalahan 2-0 dari CD Castellón dalam pertandingan Liga Hypermotion 33 pada 2 April 2026, menambah tekanan pada tim yang sedang berjuang di zona degradasi.

Tim asuhannya menurunkan formasi tiga bek dengan Nelson Monte, Fede Bonini, dan Rodrigo Ely, sementara Daijiro Chirino serta Álex Centelles mengisi sayap.

Serangan depan yang diisi Leo Baptistao dan Patrick Soko tidak berhasil menciptakan peluang berbahaya, dan beberapa tembakan mereka terhalang pertahanan Castellón.

Insiden di tribun penonton menghentikan pertandingan selama beberapa menit pada awal babak pertama, namun tidak mengubah alur permainan.

Gol pertama tercipta pada menit ke-33 lewat tendangan jarak jauh Ronaldo dari Castellón yang menembus pertahanan Almería.

Gol kedua datang pada menit ke-93 ketika Pablo Santiago memanfaatkan kesalahan Andres Fernández di area kecil, menutup skor 2-0.

Wasit Mallo Fernández memberi kartu kuning kepada Ronaldo (Castellón) dan beberapa pemain Almería termasuk Daijiro Chirino, Dion Lopy, serta menyingkirkan Tincho setelah dua peringatan.

Setelah pertandingan, pelatih Almería menegaskan bahwa tim akan memperbaiki koordinasi lini dan meningkatkan intensitas serangan di laga berikutnya.

Sementara di luar lapangan, klub Brasil Flamengo mengumumkan tuduhan serius kepada UD Almería terkait tunggakan pembayaran transfer pemain Lázaro Vinícius Marques sejak Agustus 2022.

Flamengo menyatakan bahwa Almería berutang sekitar 1,8 juta euro selama 590 hari, termasuk pajak yang seharusnya dibayar klub Spanyol.

Menurut pernyataan resmi Flamengo, klub asal Rio de Janeiro telah menanggung 1,5 juta euro pajak tersebut dan telah mengajukan banding ke FIFA yang memutuskan klub Almería wajib mengembalikan dana.

Flamengo menuduh Almería menggunakan taktik hukum yang berulang kali menunda pembayaran, menyatakan tindakan tersebut melanggar itikad baik dan integritas kontrak internasional.

Kasus ini menjadi lebih menarik setelah Cristiano Ronaldo membeli 25% saham UD Almería pada Februari 2026, menambah sorotan pada manajemen keuangan klub.

Lázaro, yang pernah bermain untuk tim junior Brasil dan debut di tim utama Flamengo, kemudian dipinjamkan ke Palmeiras pada 2024 sebelum pindah ke klub Saudi Al-Najma pada September 2025.

Kegagalan pembayaran ini dapat memicu sanksi lebih lanjut dari FIFA atau Tribunal Arbitral Olahraga, yang dapat mempengaruhi posisi kompetitif Almería di liga.

UD Almería kini harus menyeimbangkan kebutuhan memperbaiki performa di lapangan dengan menuntaskan kewajiban keuangan agar tetap beroperasi secara berkelanjutan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.