Media Kampung – 31 Maret 2026 | Tim nasional Prancis kategori U21 berhasil mengalahkan Islandia dengan skor 2-1 pada pertandingan kualifikasi Euro 2027 yang digelar di Stade Abbé-Deschamps, Auxerre, Senin (30/03/2026). Kemenangan ini menambah jarak mereka dari pesaing terdekat di Grup C.

Noé Lebreton membuka keunggulan Prancis pada menit ke-10 lewat serangan cepat setelah umpan dari Dehmaine Tabibou, memanfaatkan ruang di area penalti lawan. Gol pertama memberi momentum bagi skuad Gérald Baticle.

Nathan Zézé memperlebar keunggulan pada menit ke-29 setelah menerima umpan silang dari Ugochukwu yang memantul dari tiang gawang, menegaskan dominasi Prancis di babak pertama. Skor 2-0 tampak mengamankan hasil akhir.

Islandia berhasil menyamakan kedudukan lewat penalti pada menit ke-24, setelah Leny Yoro melakukan tekel di dalam kotak penalti. Daniel Gudjohnsen mengeksekusi spot kick dengan tenang, menimbulkan tekanan kembali pada tim Prancis.

Di babak kedua, Prancis mengendalikan tempo pertandingan, meskipun peluang mencetak gol semakin langka. Penjaga gawang Robin Risser tampil solid, menolak beberapa serangan balasan Islandia.

Islandia meningkatkan intensitas pada menit ke-56, namun serangan terakhir mereka dihentikan oleh Risser yang menepuk bola dengan tangannya, memicu kontroversi kecil namun tidak mempengaruhi hasil akhir.

Menjelang akhir pertandingan, Islandia mencoba memanfaatkan ruang di sisi kiri, namun Risser menepis bola keras pada menit ke-90+2, memastikan keunggulan Prancis tetap tak tergoyahkan.

Dengan kemenangan ini, Prancis menumpuk 13 poin dari lima laga, memimpin Grup C dengan selisih lima poin dari Islandia dan Swiss yang masing-masing memiliki 8 poin.

Posisi terdepan memberi Prancis kepercayaan diri menjelang laga berikutnya di Islandia pada 25 September, kemudian di Estonia pada 29 September, serta pertandingan tandang melawan Luksemburg dan Swiss pada Oktober.

Formasi yang diterapkan Baticle adalah 4-3-3, dengan Robin Risser sebagai kiper, lini belakang terdiri dari Jaydee Canvot, Leny Yoro, Nathan Zézé, dan Christian Mawissa. Di lini tengah, Mamadou Coulibaly, Ayyoub Bouaddi, dan Lesley Ugochukwu memegang peran utama, sementara serangan dipimpin oleh Steve Ngoura, Dehmaine Tabibou, dan Lebreton.

Islandia menurunkan susunan 4-4-2, menampilkan Lukas Petersson di gawang, serta lini pertahanan yang meliputi Hlynur Þórhallsson, Logi Róbertsson, Noel Arnórsson, dan Daniel Kristjánsson. Di tengah, Gisli Þórðarson dan Kjartan Kjartansson mengatur permainan, dengan duo penyerang Viktor Daðason dan Daniel Guðjohnsen memimpin serangan.

Pelatih Baticle menyatakan kepuasannya atas performa tim, menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan mengoptimalkan peluang di pertandingan-pertandingan mendatang. Ia menambahkan, “Kami harus tetap fokus dan menghindari complacency setelah hasil positif ini.”

Para pemain muda Prancis, termasuk Lebreton dan Zézé, menunjukkan kemampuan menyerang yang tajam, menandakan potensi mereka untuk bersaing di level senior. Keberhasilan mereka juga memperkuat posisi Baticle dalam menyiapkan generasi berikutnya.

Kemenangan melawan Islandia menegaskan ambisi Prancis untuk melaju ke babak final Euro U21 2027, sambil menambah pengalaman bagi pemain yang masih dalam proses pengembangan. Dengan jadwal pertandingan yang padat, tim akan terus berupaya mempertahankan performa tinggi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.