Media Kampung – Komisi Disiplin (Komdis) PSSI telah memutuskan sanksi terhadap Persija Jakarta akibat kericuhan yang terjadi di kalangan suporter. Berita mengenai kemungkinan pengurangan poin bagi klub ini ternyata tidak benar. Sebelumnya, beredar kabar bahwa Persija akan dijatuhi hukuman pengurangan poin setelah insiden kericuhan pada pertandingan melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium.

Sanksi yang diterima oleh Persija adalah denda sebesar Rp90 juta dan larangan bagi suporter untuk hadir pada laga tandang selama setengah musim. Menurut Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, keputusan tersebut diambil karena tidak ada ketentuan pengurangan poin dalam peraturan yang berlaku saat ini.

Penjelasan dari I.League

Ferry Paulus menjelaskan bahwa sanksi yang dijatuhkan tidak mencakup pengurangan poin, karena hal tersebut tidak diatur dalam kode disiplin yang ada. Dia menyebutkan bahwa saat ini, Komdis belum memiliki dasar untuk memberikan hukuman pengurangan poin terkait insiden tersebut.

Regulasi Masa Depan

Walaupun demikian, Ferry tidak menutup kemungkinan untuk mendorong adanya regulasi baru yang bisa menetapkan pengurangan poin bagi klub yang terlibat dalam kerusuhan. Hal ini penting agar situasi pertandingan tetap aman dan nyaman bagi penonton, termasuk keluarga yang membawa anak-anak.

Dia menekankan bahwa jika insiden kericuhan terus berulang, sanksi yang lebih berat akan dipertimbangkan di masa mendatang untuk menjaga kenyamanan di stadion.