Media Kampung – Pelatih Real Betis, Manuel Pellegrini, menghadapi ancaman sanksi disiplin dari federasi setelah memberikan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit dalam laga melawan Barcelona yang berlangsung pekan ini. Pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 2-5 bagi tuan rumah ini terjadi di Stadion La Cartuja, Sevilla.
Menurut laporan dari Goal, pertandingan tersebut diwarnai ketegangan tinggi dan kini membuat posisi Betis semakin terdesak. Selain potensi sanksi untuk Pellegrini, tim juga harus kehilangan gelandang Facundo Bernal yang menerima kartu merah langsung akibat tindakan kekerasan.
Insiden Kartu Merah dan Pelanggaran Facundo Bernal
Wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea mencatat pelanggaran berat yang dilakukan Bernal pada menit ke-54. Insiden ini bermula ketika kiper Alvaro Valles menarik Fermin Lopez yang terjatuh. Lamine Yamal kemudian masuk untuk membela rekan setimnya, namun mendapat serangan fisik dari Bernal, yang mencengkeram leher Yamal dan menyundulkan kepalanya ke wajah pemain lawan.
Ancaman Skorsing Panjang dan Permintaan Maaf Bernal
Berdasarkan aturan disiplin pertandingan, Bernal terancam hukuman larangan bertanding antara empat hingga 12 laga. Media Spanyol melaporkan bahwa sanksi minimal empat pertandingan hampir pasti akan dijatuhkan kepada pemain bernomor punggung enam tersebut. Tindakan ceroboh Bernal membuat Real Betis harus bermain dengan sepuluh orang hingga akhir laga. Bernal kemudian menyampaikan penyesalan dan meminta maaf kepada tim serta para pendukung.
“Saya ingin meminta maaf kepada rekan-rekan setim dan para penggemar Real Betis karena telah meninggalkan tim dengan sepuluh pemain. Saya tidak terbiasa bereaksi seperti ini dan seharusnya bisa mengendalikan diri, saya bertanggung jawab penuh dan ini tidak akan terulang lagi,” ujar Facundo Bernal.
Kritik Pedas Manuel Pellegrini Terhadap Keputusan Wasit
Selain insiden kartu merah, kekecewaan Real Betis meningkat setelah Pellegrini mengecam keputusan wasit yang dinilai merugikan timnya. Pellegrini mempertanyakan pembatalan gol Giovani Lo Celso pada babak pertama serta kartu merah yang diterima Bernal.
“Keputusan itu sangat tidak masuk akal dan saya tidak bisa memahaminya. Gol kami dibatalkan karena handball yang tidak disengaja oleh Cucho, sementara ada dorongan dan provokasi dari Lamine Yamal sebelum insiden Bernal,” tegas Manuel Pellegrini.
Pernyataan keras Pellegrini berpotensi memicu penyelidikan dari komite disiplin atas dugaan pelanggaran etika selama wawancara pascamatch. Hasil dari penyelidikan ini akan menentukan apakah Pellegrini juga akan menerima hukuman larangan mendampingi tim dalam laga mendatang.













