Media Kampung – 09 April 2026 | Gubernur Banten Andra Soni mengumumkan kesiapan provinsi dalam menyambut PON 2032 bersama Lampung.

Pemerintah telah menyusun daftar persyaratan teknis yang mencakup stadion, arena olah raga, jaringan transportasi, dan fasilitas publik.

Perencanaan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum, Badan Pengelola Transportasi, serta konsultan nasional.

Pembangunan stadion utama di Serang dijadwalkan selesai akhir 2025 dengan kapasitas 30.000 penonton dan standar internasional.

Arena multi‑olahraga di Tangerang dan Cilegon akan dilengkapi lapangan atletik, kolam renang, serta ruang latihan yang dapat dipakai setelah PON.

Baca juga:

Pemerintah juga mengalokasikan dana untuk perbaikan jalan tol, jalur kereta api, dan terminal bus yang menghubungkan kota‑kota utama Banten.

Anggaran total yang direncanakan mencapai Rp 12 triliun, dengan sebagian dana bersumber dari APBD, sponsor swasta, dan hibah pusat.

“Kami berkomitmen menyiapkan semua fasilitas tepat waktu dan sesuai standar, demi kelancaran penyelenggaraan PON 2032,” ujar Andra Soni dalam konferensi pers.

Gubernur menekankan proyek infrastruktur akan dilaksanakan secara transparan, dengan pengawasan ketat oleh Inspektorat Daerah.

Selain aspek fisik, pemerintah menyiapkan program pelatihan tenaga kerja lokal untuk mengisi kebutuhan teknis selama acara.

Diharapkan ribuan tenaga kerja Banten terlibat, sehingga tingkat pengangguran menurun dan pendapatan rumah tangga meningkat.

Analisis ekonomi independen memperkirakan PON 2032 dapat menyumbang tambahan pertumbuhan PDB regional sebesar 0,8 % per tahun selama periode persiapan.

Baca juga:

Dampak positif juga diharapkan pada sektor pariwisata, dengan peningkatan kunjungan wisatawan domestik dan internasional ke destinasi Banten.

Pemerintah provinsi menyiapkan paket promosi destinasi budaya, kuliner, dan pantai untuk memanfaatkan lonjakan wisatawan.

Kerjasama dengan Lampung mencakup pertukaran data, sinkronisasi jadwal transportasi, dan standar keamanan acara.

Kedua provinsi sepakat membentuk tim koordinasi gabungan yang akan melaporkan progres bulanan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Jika semua persyaratan terpenuhi, Banten akan resmi menjadi tuan rumah bersama Lampung pada upacara penyerahan resmi tahun 2024.

Keberhasilan persiapan ini diharapkan meningkatkan reputasi Banten sebagai pusat olahraga dan investasi infrastruktur.

Masyarakat setempat menyambut baik rencana tersebut, dengan harapan peningkatan layanan publik dan kesempatan kerja.

Baca juga:

Pemerintah menegaskan komitmen penuh untuk menyelesaikan semua pekerjaan tepat waktu, menjamin PON 2032 berjalan lancar dan memberi manfaat jangka panjang bagi Banten.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.