Media Kampung – 06 April 2026 | Renato Moicano menorehkan kemenangan penting pada acara UFC Vegas 115 yang digelar Minggu, 5 April 2026, di Meta Apex, Nevada.
Petarung asal Brasil ini berhasil mengalahkan rekan setimnya di American Top Team, Chris Duncan, melalui keputusan juri setelah tiga ronde penuh.
Kemenangan tersebut menandai kebangkitan Moicano setelah sebelumnya menjadi lawan dadakan Islam Makhachev di UFC 311.
Pada UFC 311, Moicano dipanggil mendadak menggantikan Arman Tsarukyan yang mundur karena cedera, dan harus menghadapi mantan juara kelas ringan.
Dalam pertandingan singkat itu, Makhachev mengunci Moicano dalam kuncian pada ronde pertama, memaksa petarung Brasil menyerah dalam waktu kurang dari lima menit.
Kekalahan itu menambah catatan 7 kekalahan Moicano, namun ia tetap bertekad memperbaiki performa.
Persiapan untuk UFC Vegas 115 dimulai hanya dalam beberapa minggu setelah kekalahan tersebut, dengan tim pelatihnya menyesuaikan strategi serangan jarak dekat.
Moicano menekankan pentingnya menata kembali taktik grappling dan meningkatkan kecepatan pukulan.
“Saya belajar banyak dari kekalahan melawan Makhachev, dan saya kembali ke latar belakang dengan lebih fokus,” ujar Moicano dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Chris Duncan, lawan yang dihadapi Moicano, juga merupakan petarung berpengalaman dengan rekor 13-4-0.
Duncan menilai lawanannya sebagai tantangan yang menguji ketahanan mental dan fisik.
“Saya menghormati Renato sebagai petarung kelas dunia, dan saya siap memberi perlawanan yang sengit,” kata Duncan.
Pertandingan dimulai dengan kedua petarung saling mengukur jarak, namun Moicano menunjukkan kecepatan dalam kombinasi pukulan kiri dan kanan.
Duncan membalas dengan takedown pada ronde kedua, namun Moicano berhasil mempertahankan posisi berdiri.
Pada ronde ketiga, Moicano meningkatkan tekanan dengan serangan bertubi-tubi, memaksa Duncan mengandalkan pertahanan klinis.
Juri menilai Moicano lebih dominan dalam volume serangan dan kontrol posisi, sehingga memberikan keputusan mayoritas kepada Moicano.
Kemenangan ini meningkatkan catatan Moicano menjadi 20 kemenangan, 7 kekalahan, dan 1 hasil imbang.
Dengan hasil ini, Moicano kembali masuk dalam perbincangan peringkat kelas ringan UFC.
Pihak promotor UFC menyatakan pertarungan ini menambah nilai hiburan pada kartu utama acara.
Acara UFC Vegas 115 menampilkan total 13 pertarungan, termasuk duel kelas ringan antara Makhachev dan Tsarukyan yang berakhir dengan kemenangan Makhachev karena Tsarukyan mundur.
Kondisi darurat lawan dadakan pada UFC 311 menimbulkan kritik terhadap manajemen jadwal, namun juga memperlihatkan kedalaman talent pool UFC.
Analisis ahli MMA menyebut bahwa kemampuan Moicano beradaptasi dalam waktu singkat menjadi contoh profesionalisme petarung modern.
“Penggantian mendadak memang menantang, tetapi petarung yang siap secara mental dapat mengubah skenario menjadi peluang,” ujar analis UFC, Rudi Hartono.
Sejak kekalahan melawan Makhachev, Moicano melakukan perubahan pada tim conditioning, menambah latihan cardio dan teknik ground-and-pound.
Perubahan tersebut tampak efektif dalam menahan serangan takedown Duncan pada ronde kedua.
Selain itu, Moicano menekankan pentingnya persiapan mental, menyebut meditasi sebagai bagian rutin latihan sebelum pertarungan.
Penggemar UFC di Indonesia menyambut kemenangan Moicano dengan antusias, menandai kebangkitan kembali petarung Brasil di panggung internasional.
Media sosial menyoroti performa Moicano sebagai bukti bahwa kegagalan tidak selalu mengakhiri karier.
Dengan kemenangan ini, Moicano menyiapkan langkah selanjutnya menuju pertarungan melawan petarung berperingkat lebih tinggi.
Tim manajer mengonfirmasi bahwa negosiasi untuk pertandingan selanjutnya sedang berlangsung, dengan potensi melawan petarung top 5 kelas ringan.
UFC menyatakan bahwa acara Vegas 115 berhasil menarik penonton terbanyak pada bulan April 2026.
Keberhasilan ini memperkuat reputasi Nevada sebagai pusat utama kompetisi MMA dunia.
Keseluruhan, kemenangan Moicano menunjukkan kemampuan bangkit setelah kegagalan, sekaligus menambah kedalaman kompetisi kelas ringan UFC.
Petarung tersebut kini menatap masa depan dengan optimisme, mengincar peluang untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan