Media Kampung – 05 April 2026 | Southampton mengalahkan Arsenal 2-1 di perempat final FA Cup, mengamankan tiket semifinal.

Pertandingan berlangsung di St Mary’s pada 5 April 2026 dini hari WIB, dengan atmosfer tegang.

Gol pertama datang dari Ross Stewart pada menit ke-35, memanfaatkan serangan balik cepat setelah James Bree mengirimkan umpan panjang melewati pertahanan Arsenal.

Arsenal segera menyamakan kedudukan lewat Viktor Gyokeres pada menit ke-68, setelah menerima umpan dari Kai Havertz dan mengeksekusi tembakan satu‑tiga.

Shea Charles menambah keunggulan Southampton pada menit ke-85, menggarisi bola silang dan menyelesaikannya dengan tembakan keras ke sudut atas kanan gawang.

Kedua gol Southampton memastikan kemenangan 2-1 dan menyingkirkan Arsenal yang tengah berjuang mengatasi masalah cedera pemain kunci.

Pelatih Southampton, Tonda Eckert, menyatakan kebanggaannya atas performa tim, ‘Saya sangat bangga dengan para pemain, mereka memanfaatkan peluang dengan baik dan menunjukkan mental juara.’

Mikel Arteta, pelatih Arsenal, mengakui kesalahan tim, ‘Kami gagal menahan tekanan dan kehilangan dua peluang penting, terutama di menit akhir.’

Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Southampton menjadi 15 pertandingan di semua kompetisi, menegaskan konsistensi mereka musim ini.

Dengan hasil ini, Southampton melaju ke semifinal FA Cup dan menatap kemungkinan pertama kali mengangkat trofi pada musim 1975-1976, mengingat sejarah klub.

Bagi Arsenal, kegagalan ini menghentikan ambisi treble, menyisakan target di Liga Premier dan Liga Champions setelah kekalahan di final Carabao Cup melawan Manchester City.

Statistik pertandingan menunjukkan Arsenal menguasai penguasaan bola lebih dari 55% namun hanya mencetak satu gol, sementara Southampton mengandalkan serangan balik cepat dan eksekusi akhir yang klinis.

Penyerang Arsenal seperti Max Dowman dan Gabriel Martinelli memiliki peluang awal, namun pertahanan Southampton yang dipimpin oleh Taylor Harwood-Bellis dan Ryan Manning berhasil menahan serangan tersebut.

Setelah peluit akhir, kedua tim mengucapkan salam sportif; Southampton menatap Wembley, sedangkan Arsenal beralih fokus pada pertempuran liga yang semakin kompetitif.

Ringkasnya, Southampton berhasil mengejutkan lawan berat dan melaju ke fase berikutnya, sementara Arsenal harus memperbaiki pertahanan dan memanfaatkan peluang di kompetisi lain.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.