Media Kampung – 05 April 2026 | Detroit Pistons memasuki fase akhir musim reguler dengan dua isu utama: kondisi cedera Cade Cunningham dan status kesehatan Jalen Duren yang kini dipertanyakan.
Cunningham masih dalam proses pemulihan setelah mengalami kolaps paru pada 17 Maret, dan tim mengumumkan bahwa ia akan dievaluasi dalam beberapa hari ke depan.
Meski belum kembali ke lapangan, pemain muda itu telah kembali duduk di bangku cadangan pada pertandingan terakhir, menandakan kemajuan dalam proses rehabilitasi.
Sementara itu, Jalen Duren, yang menjadi tulang punggung interior Pistons, dinyatakan questionable karena sakit, menambah keraguan pada rotasi depan tim.
Duren baru saja mencatat double‑double 22 poin dan 14 rebound dalam kemenangan 113‑108 melawan Minnesota Timberwolves, menegaskan perannya sebagai pencetak poin dan rebounder utama.
Jika Duren absen, Pistons akan kehilangan kehadiran fisik di cat, terutama menjelang pertandingan melawan Philadelphia 76ers yang juga kehilangan Joel Embiid karena cedera otot oblique.
Embiid tidak bermain setelah mencatat 19 poin, 13 rebound, dan tiga blok pada laga sebelumnya, sehingga pertarungan interior menjadi lebih seimbang.
Kemenangan atas 76ers dapat mengamankan nomor satu klasemen Timur bagi Pistons, pencapaian yang belum diraih sejak 2007.
Namun, tanpa Cunningham yang masih absen, pelatih harus menyesuaikan susunan pemain, memberikan peluang lebih besar kepada pemain seperti Hamidou Diallo dan Isaiah Stewart.
Di luar isu tim, NBA sedang mengkaji kembali aturan 65 pertandingan yang menjadi syarat kelayakan penghargaan utama seperti MVP.
Luka Doncic baru-baru ini melaporkan bahwa ia hanya bermain 64 pertandingan karena cedera hamstring, dan mengajukan permohonan pengecualian berdasarkan “keadaan luar biasa”.
Jika permohonan Doncic disetujui, pemain lain yang juga berada di angka 64, termasuk Anthony Edwards dan Cade Cunningham, dapat menuntut perlakuan serupa.
Cunningham telah melewatkan sejumlah pertandingan sejak kolaps paru, sehingga ia tidak akan mencapai batas 65 pertandingan sebelum akhir musim.
Persatuan Pemain NBA (NBPA) menyatakan bahwa aturan tersebut terlalu kaku dan menuntut fleksibilitas untuk kasus cedera serius seperti yang dialami Cunningham.
Pihak liga menyatakan bahwa proses banding akan melibatkan pakar independen yang akan menilai apakah kondisi pemain memenuhi kriteria “tidak dapat dihindari”.
Sementara proses tersebut berlangsung, fokus utama Pistons tetap pada persiapan menghadapi 76ers dan mengamankan posisi teratas di Timur.
Keberhasilan Pistons dalam mengelola rotasi tanpa Cunningham dan Duren akan menjadi indikator kesiapan tim menjelang playoff.
Pada akhirnya, tim Detroit tetap optimis bahwa pemulihan pemain kunci dan keputusan liga mengenai aturan 65 pertandingan akan memperkuat peluang mereka meraih gelar di musim ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan