Media Kampung – 04 April 2026 | Brimob Polda Metro Jaya mengirim dua personel terbaik untuk berlaga di ajang 6th World Cup Indoor Skydiving yang digelar di Prancis. Kompetisi tersebut mempertemukan atlet terpilih dari berbagai negara.
Kedua atlet, yaitu Sersan Karya Nugroho dan Kopral Rian Pratama, terpilih melalui serangkaian seleksi internal yang menilai kemampuan terbang, kontrol tubuh, dan mentalitas kompetitif. Mereka berhasil menembus babak final setelah mengungguli peserta lain dalam kejuaraan nasional.
World Cup Indoor Skydiving 2024 diselenggarakan di fasilitas berteknologi tinggi di Saint‑Jean‑de‑Luz, menampilkan terowongan angin berukuran 10 meter dengan kecepatan hingga 180 km/jam. Ajang ini menjadi platform utama untuk menilai keahlian pilot tanpa balon.
Kedatangan atlet Brimob di Prancis sekaligus menandai partisipasi pertama unit kepolisian khusus Indonesia dalam kompetisi indoor skydiving tingkat dunia. Penampilan mereka diharapkan dapat meningkatkan citra Brimob di kancah internasional.
Pimpinan Polda Metro Jaya, Irjen Pol (Brig) Budi Santoso, menyatakan dukungan penuh terhadap tim, menekankan pentingnya sportivitas dan representasi negara dalam arena global. “Kami bangga dengan keberanian dan dedikasi mereka,” ujarnya.
Sersan Karya Nugroho mengungkapkan persiapan intensif selama tiga bulan terakhir, melibatkan latihan fisik, teknik pernapasan, dan simulasi terowongan angin. “Setiap putaran menuntut konsentrasi penuh, dan kami berlatih untuk menguasainya,” kata dia.
Kopral Rian Pratama menambahkan bahwa dukungan moral dari rekan-rekan Brimob serta keluarga sangat membantu menjaga fokus mental. Ia menekankan nilai disiplin yang dibawa dari tugas kepolisian ke dalam olahraga.
Pada hari kompetisi, kedua atlet menempati jalur pertama di grup A, mengalahkan lawan dari Perancis, Italia, dan Kanada. Nilai skor mereka berada di atas 95 poin, menempatkan Indonesia pada posisi teratas sementara.
Meskipun belum ada hasil akhir resmi, pencapaian awal tersebut memberikan harapan bagi medali emas atau perak. Keberhasilan ini juga membuka peluang bagi pengembangan cabang olahraga indoor skydiving di Indonesia.
Kementerian Pemuda dan Olahraga menilai partisipasi Brimob sebagai contoh sinergi antara lembaga keamanan dan dunia olahraga. Menteri Olahraga, Ridwan Kamil, menegaskan pentingnya dukungan pemerintah untuk fasilitas pelatihan yang memadai.
Selama kunjungan di Prancis, tim Brimob melakukan pertukaran pengetahuan dengan atlet Eropa, mempelajari teknik aerodinamika lanjutan dan prosedur keselamatan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat standar pelatihan domestik.
Polda Metro Jaya merencanakan program pembinaan indoor skydiving bagi anggota unit lainnya, dengan tujuan menyiapkan generasi penerus yang kompetitif di level internasional. Program ini akan melibatkan kerja sama dengan federasi skydiving dunia.
Observasi media internasional menyoroti kehadiran Brimob sebagai langkah inovatif yang menggabungkan kemampuan fisik militer dengan sport elite. Hal ini diyakini meningkatkan profil Indonesia di mata komunitas olahraga global.
Keberhasilan tim di Prancis diharapkan dapat memicu minat generasi muda untuk mengejar karier di bidang skydiving indoor, sekaligus menumbuhkan rasa kebanggaan nasional. Pihak terkait berencana menggelar kompetisi domestik pada akhir tahun.
Dengan hasil yang masih menunggu final, Brimob Polda Metro Jaya menutup partisipasinya di ajang dunia dengan tekad untuk terus meningkatkan prestasi. Ke depan, mereka akan kembali ke Indonesia dengan pengalaman berharga untuk dibagikan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.








Tinggalkan Balasan