Media Kampung – 03 April 2026 | Marc Marquez mengakui dominasi Marco Bezzecchi setelah balapan di Circuit of The Americas pada akhir pekan kemarin.
Bezzecchi mencatat kemenangan kelima beruntun, termasuk tiga kemenangan berturut-turut pada musim 2026.
Kemenangan tersebut menambah total 81 poin, menempatkannya di puncak klasemen MotoGP.
Marquez berada di posisi kelima dengan 45 poin, jauh di belakang sang pemimpin.
Pada Grand Prix Amerika, Marquez finis kelima di balapan utama dan 17 di sprint race.
Ini menandai delapan seri terakhir tanpa satu kemenangan utama bagi Marquez.
Marquez menilai Bezzecchi memiliki performa luar biasa dan hampir tak terkalahkan, menurutnya.
Ia menambahkan tim harus mencari penyebab kurangnya kecepatan pada balapan utama dibandingkan sprint.
Marquez mengaitkan masalah kecepatan dengan cedera bahu kanan yang ia derita sejak MotoGP Indonesia 2025.
Cedera tersebut mengganggu stabilitas dan kontrol motor, kata Marquez.
Ia menyatakan memiliki tiga minggu untuk pulih sebelum seri berikutnya.
Sementara itu, tim Aprilia terus mengoptimalkan mesin demi mempertahankan keunggulan.
Bezzecchi menunjukkan konsistensi lap yang stabil di setiap sesi latihan dan balapan.
Keberhasilan Bezzecchi juga mendapat sorotan media internasional, termasuk laporan singkat di MSN.
Analisis mengindikasikan bahwa loyalitas pembalap dengan pabrikan dapat memberi manfaat jangka panjang.
Marquez dan Bezzecchi keduanya dipandang dapat mengubah dinamika kelas utama MotoGP.
Era baru MotoGP 2026 diprediksi akan didominasi tim yang menyeimbangkan teknologi dan kebugaran pembalap.
Penyelenggara menegaskan regulasi tetap fokus pada kompetisi yang adil dan berimbang.
Meski Bezzecchi unggul, Marquez tetap optimis dapat kembali bersaing.
Ia menekankan pentingnya pemulihan fisik dan kolaborasi teknis untuk meningkatkan performa.
Kompetisi MotoGP 2026 masih terbuka, dengan Bezzecchi sebagai ancaman utama dan Marquez bertekad bangkit kembali.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan