Media Kampung – 01 April 2026 | PSSI mengumumkan bahwa Tim Nasional Wanita Indonesia akan berpartisipasi dalam FIFA Women’s Series yang diselenggarakan di Thailand pada pertengahan April 2026.

Keputusan ini diambil setelah tim mendapat kesempatan menggantikan Nepal, yang sebelumnya terdaftar sebagai salah satu peserta.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir pada konferensi pers malam Senin (30/3) setelah pertandingan melawan Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno.

Erick menjelaskan bahwa FIFA secara resmi menginformasikan penambahan Indonesia ke dalam turnamen, menegaskan komitmen berkelanjutan bagi timnas wanita.

Pernyataan ini berbeda dengan keterangan sebelumnya yang diberikan oleh Exco PSSI Vivin Cahyani, yang menyebutkan tim akan menjalani FMD di Stadion Pakansari.

Namun, pada hari yang sama, Vivin mengonfirmasi bahwa Indonesia memang akan berangkat ke Bangkok menggantikan posisi Nepal.

Ia menuliskan melalui pesan singkat bahwa peserta FIFA Women’s Series di Thailand meliputi Thailand, Kongo, Kaledonia Baru, dan Indonesia.

Jadwal pertandingan menunjukkan Indonesia akan bertanding melawan tim Kongo pada fase grup pertama.

Pemenang pertemuan tersebut akan melanjutkan ke semifinal melawan pemenang laga antara Thailand dan Kaledonia Baru.

Timnas Wanita Indonesia tengah menjalani training camp di Stadion Pakansari, Bogor, sebagai persiapan fisik dan taktis.

Beberapa pemain inti, termasuk aktris muda dan kapten tim, telah berpartisipasi dalam sesi latihan intensif sejak akhir November 2025.

Sebelumnya, Timnas Wanita Indonesia menggelar pertandingan persahabatan melawan Timnas Wanita Hong Kong di Stadion Pakansari.

Pada 29 November 2025, mereka juga berhadapan dengan Timnas Wanita Taiwan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, sebagai bagian dari rangkaian uji coba.

Kualitas pertandingan persahabatan tersebut menjadi acuan bagi pelatih interim Akira Higashiyama dalam merumuskan skema taktik untuk turnamen di Thailand.

Higashiyama menekankan pentingnya kecepatan transisi dan kekompakan lini belakang untuk menghadapi tim-tim Afrika yang memiliki fisik kuat.

Sementara itu, pemain asing Felicia de Zeeuw, yang saat ini bermain untuk Thailand, menampilkan performa impresif di SEA Games 2025, menambah tingkat persaingan di kawasan Asia Tenggara.

Pengalaman melawan pemain berkelas internasional seperti de Zeeuw diharapkan dapat meningkatkan mentalitas tim Indonesia menjelang pertandingan melawan Kongo.

PSSI juga menyiapkan dukungan logistik lengkap, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga fasilitas medis di Bangkok.

Anggaran khusus telah dialokasikan untuk menutup biaya perjalanan, akomodasi, serta kebutuhan peralatan tim selama turnamen.

Dengan partisipasi ini, Timnas Wanita Indonesia berkesempatan memperoleh poin FIFA Women’s Ranking yang dapat memperbaiki posisi mereka di kancah internasional.

Keikutsertaan dalam turnamen bergengsi tersebut juga menjadi ajang promosi perkembangan sepak bola wanita di Tanah Air.

Pemerintah dan sponsor lokal diharapkan memberikan dukungan tambahan untuk memperluas basis suporter dan meningkatkan visibilitas media.

Jika Indonesia berhasil melaju ke babak selanjutnya, dampaknya akan dirasakan pada program pengembangan bakat usia muda di seluruh wilayah.

PSSI menegaskan bahwa target jangka panjang adalah menyiapkan tim untuk kualifikasi Piala Dunia Wanita 2027.

Penempatan dalam FIFA Women’s Series ini merupakan langkah strategis untuk mengukur kesiapan tim menghadapi kompetisi global.

Dengan jadwal yang ketat, pemain harus menjaga kebugaran dan konsistensi performa hingga akhir April.

Akhirnya, Timnas Wanita Indonesia siap menampilkan permainan yang terorganisir dan kompetitif di panggung internasional.

Keberhasilan dalam turnamen ini akan menjadi tolak ukur bagi kebijakan sepak bola wanita di Indonesia ke depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.